Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 12:19 WIB

Rekrutmen Besar-besaran Telah Dibuka, KKP Cari 3.000 Tenaga Kerja untuk Tambak Waingapu

Author

Ilustrasi Budi Daya Udang Terintegrasi atau Integrated Shrimp Farming (ISF). (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Kabar gembira untuk para pencari kerja di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membuka rekrutmen 3.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung operasional program Budi Daya Udang Terintegrasi atau Integrated Shrimp Farming (ISF) di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.

Langkah besar ini diambil untuk memastikan proyek strategis nasional beneran bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta, menegaskan kalau KKP nggak hanya buka lowongan, tapi juga akan upgrade skill lewat pelatihan khusus.

Baca juga: Jelang Ramadan dan Lebaran, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Pasokan Aman

“Melalui kelas khusus, kami menyiapkan putra-putri terbaik Sumba Timur agar memiliki keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi, dan kesiapan kerja sesuai standar industri,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Bukan sekadar rekrutmen biasa, kalian yang lolos seleksi akan mendapatkan pembekalan yang lengkap, mulai dari teori, praktik langsung, sampai magang di tambak mitra.

Kurikulumnya pun sudah disesuaikan dengan standar operasional tambak udang terintegrasi modern. Jadi, pas masuk kerja nanti, kalian sudah beneran ahli dan punya sertifikat kompeten.

Posisi yang dibuka juga cukup bervariasi, jadi peluangnya terbuka lebar untuk berbagai latar belakang keahlian. Mulai dari operator anak kolam, teknisi budi daya, teknisi mesin tambak, laboran kesehatan udang, sampai tenaga panen parsial.

Baca juga: Bapanas Siapkan Penugasan Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras untuk Kebutuhan Haji 2026

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, merasa program ini adalah jawaban atas kegelisahan generasi muda di daerahnya.

“Kesempatan kerja skala besar kini hadir di tanah Sumba sendiri. Kami ingin anak-anak kami bisa bekerja, berkembang, dan membangun masa depan tanpa harus jauh merantau,” katanya.

Program ISF ini memang diharapkan jadi mesin penggerak ekonomi baru di NTT. Sebagai informasi, rekrutmennya sendiri sudah mulai dibuka per tanggal 10 Februari 2026 secara daring.

Kabar baiknya, semua proses pendidikan dan pelatihannya juga gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU