Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 09:25 WIB

Profil Jeffrey Hendrik: Karier, Pendidikan, dan Perannya sebagai Pjs Dirut BEI

Author

Profil Jeffrey Hendrik yang resmi ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Nama Jeffrey Hendrik ramai menjadi sorotan setelah Dewan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menunjuknya sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.

Jefrrey Hendrik menggantikan posisi posisi Iman Rachman yang mundur imbas tekanan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam seminggu ke belakang.

Baca juga: Menkeu Purbaya soal Dirut BEI Mundur: Ini Memicu Sentimen Positif Perekonomian

Siapa Jeffrey Hendrik?

Jeffrey Hendrik saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada akhir Januari 2026. 

Penunjukan ini dilakukan melalui rapat direksi BEI untuk menjaga kesinambungan operasional bursa.

Sebelum ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, Jeffrey dikenal sebagai Direktur Pengembangan BEI, posisi yang strategis dalam memastikan pertumbuhan dan inovasi di pasar Indonesia.

Perjalanan Karier dan Pendidikan Jeffrey Hendrik

Profil Jeffrey Hendrik mencerminkan pengalaman panjang di dunia pasar modal Indonesia:

Ia meraih Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1995.

Memulai karier sejak pertengahan 1990-an di sektor keuangan dan perusahaan efek.

Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas selama lebih dari dua dekade sebelum bergabung dengan BEI.

Jeffrey kemudian bergabung dengan BEI setelah ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022.

Selain itu, Jeffrey juga aktif di berbagai organisasi pasar modal, termasuk sebagai anggota komite dan departemen perdagangan efek serta task force terkait keuangan berkelanjutan di OJK.

Profil Jeffrey Hendrik yang resmi ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

Baca juga: Dirut BEI Imam Rachman Mengundurkan Diri, Ambil Tanggung Jawab atas Kondisi Pasar

Peran dalam Kepemimpina OJK

Penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Direktur Utama BEI dipandang sebagai langkah penting untuk menjaga stabilitas pasar modal Indonesia.

Keputusan tersebut menyusul pengunduran diri Iman Rachman yang terjadi di tengah periode volatilitas pasar yang dipicu beberapa sentimen global serta isu terkait indeks global seperti MSCI.

Sebagai Pjs Dirut, Jeffrey langsung diberikan tanggung jawab untuk mewakili BEI dalam pertemuan penting dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) sejak awal Februari 2026, sebuah upaya strategis untuk memperkuat hubungan dengan penyedia indeks global dan menjawab kekhawatiran pasar internasional.

Kiprah dan Tantangan ke Depan

Sebagai figur yang memimpin dalam masa transisi, publik dan pelaku industri memandang Jeffrey sebagai sosok yang memahami seluk-beluk pasar modal dan tata kelola bursa.

Harapan publik kini tertuju pada kemampuannya menjaga kepercayaan investor, meneruskan agenda transformasi pasar, serta memastikan keberlanjutan operasional BEI di tengah tekanan global dan domestik.

Secara kelembagaan, pemerintah menyatakan tidak akan ikut campur dalam operasional BEI dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian isu teknis kepada manajemen internal BEI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU