INDOZONE.ID - Belakangan ini, banyak sekali muncul pop up atau iklan banner yang menyebutkan hadiah dari belanja online. Siapapun dari kita kudu waspada, karena sedang marak penipuan modus hadiah belanja online.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Provinsi Banten mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran dengan hadiah maupun diskon besar dalam belanja online yang dimintai data pribadi, karena bagian dari modus penipuan online.
"Jika ada penawaran hadiah, diskon besar atau keuntungan instan patut dicurigai, terutama jika disertai permintaan data pribadi atau transfer dana. Sebab, saat ini sedang marak terjadi penipuan online," kata Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany seperti yang dikutip dari ANTARA.
Ia mengungkapkan maraknya aktivitas di media sosial, ternyata meningkatkan juga berbagai modus penipuan online yang menyasar masyarakat. Mulai dari penipuan belanja online, undian palsu, hingga penyalahgunaan identitas melalui akun palsu.
Baca juga: Perkembangan Industri Logistik kini Makin Digemari di Tengah Maraknya Belanja Online
Masyarakat untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam beraktivitas di dunia digital dengan menerapkan sejumlah langkah pencegahan guna menghindari penipuan online yang kerap terjadi di media sosial.
Masyarakat juga diimbau untuk terus meningkatkan literasi digital serta mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi korban penipuan online.
”Dengan kewaspadaan dan kehati-hatian bersama, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas di media sosial dengan aman, nyaman, dan bijak,” katanya.
Upaya lain untuk menghindari dari penipuan online adalah memastikan akun penjual, instansi atau individu yang menghubungi memiliki identitas jelas, riwayat aktivitas yang wajar, serta bukan akun tiruan.
Hindari membagikan data penting, seperti nomor KTP, nomor rekening, kode OTP atau password kepada siapa pun. Lakukan transaksi melalui platform terpercaya yang menyediakan sistem pembayaran aman dan fitur perlindungan konsumen.
Baca juga: Cegah Penipuan Finansial, KI Pusat Ajak Publik Tingkatkan Kesadaran Digital
"Jangan mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya, terutama yang meminta login ulang atau data pribadi," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA