Sabtu, 06 SEPTEMBER 2025 • 17:29 WIB

Video Isu PHK Massal di PT Gudang Garam Viral, Begini Respons Presiden KSPI Said Iqbal

Author

Ilustrasi perusahaan Gudang Garam yang heboh karena isu PHK massal. (ANTARA)

INDOZONE.ID - Media sosial heboh dengan kabar adanya PHK massal di pabrik rokok PT Gudang Garam, Tuban, Jawa Timur. 

Sebuah video viral berdurasi 1 menit, 17 detik yang dilihat dari akun pembasmi.kehaluan.reall itu memperlihatkan puluhan karyawan berjabat tangan penuh haru saat perpisahan.

Sejumlah pegawai tampak mengenakan kemeja dengan bordiran logo khas Gudang Garam di saku kemeja. Mereka saling bersalaman sebagai tanda perpisahan.

Dampak PHK ini dinilai tidak hanya pada pekerja. Namun juga pada nasib keluarga para pekerja.

Baca juga: Tim Diablo Blizzard Resmi Bentuk Serikat Pekerja di Tengah Gelombang PHK Microsoft

Hingga kini, pihak Gudang Garam belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar PHK tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh PEMBASMI KEHALUAN REAL (@pembasmi.kehaluan.reall)

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menanggapi kabar adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Gudang Garam, seperti yang dikutip dari ANTARA.

Dalam pernyataannya, di Jakarta, Sabtu, Iqbal menyebut pihaknya akan terlebih dahulu memverifikasi informasi tersebut.

"Kami baru dapat kabar, telah terjadi PHK buruh di PT Gudang Garam. Kami akan cek dulu," katanya lagi.

Kendati seperti itu, ia menilai jika benar terjadi, kondisi itu menunjukkan lemahnya daya beli masyarakat yang berdampak pada menurunnya produksi industri rokok.

Baca juga: Jambore Kemanusiaan Gelar Penyuluhan Bahaya Rokok di Desa Saney

Menurutnya, ada beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi kondisi tersebut.

Pasokan tembakau yang terbatas, kurangnya inovasi produk rokok untuk menyesuaikan tren pasar, serta tingginya beban cukai, dinilai memperparah daya saing perusahaan.

"Ditambah pajak cukai rokok makin mahal," ujarnya lagi.

Iqbal mengingatkan bahwa gelombang PHK di sektor industri rokok berpotensi meluas.

Ia memperkirakan, selain ribuan pekerja langsung di PT Gudang Garam, ada puluhan ribu pekerja lain yang ikut terdampak, termasuk buruh tembakau, logistik, sopir, pedagang kecil, hingga pemilik kontrakan.

"Bisa jadi ratusan ribu buruh berpotensi kehilangan pekerjaan," katanya pula.

Karena itu, ia mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera turun tangan memberikan solusi nyata atas dinamika tersebut.

Iqbal menekankan agar penanganan kasus ini tidak sekadar janji manis seperti yang terjadi dalam kasus PHK massal di Sritex, mengingat pekerja bahkan disebut masih belum mendapatkan hak tunjangan hari raya (THR).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU