INDOZONE.ID - Segmen pembeli rumah pertama atau first home buyer di kalangan keluarga muda memiliki karakter yang cukup khas. Mereka mencari hunian praktis dengan harga yang masih terjangkau.
Tapi sebelum memutuskan membeli rumah, ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan matang-matang.
Apalagi, harga rumah saat ini sudah menyentuh angka miliaran rupiah, sehingga keputusan yang diambil tidak bisa sembarangan.
Khususnya bagi kalangan milenial dan Gen Z, mereka berani memantapkan untuk membeli rumah pertamanya setelah menikah. Pada fase inilah mereka mulai serius memikirkan hunian untuk jangka menengah.
Baca juga: Ketahanan Energi Indonesia Diakui Dunia, Didukung Produksi Migas hingga Energi Terbarukan
President Director Astra Property, Wibowo Muljono, menjelaskan bahwa fase ini menjadi titik awal seseorang mulai memikirkan hunian jangka menengah.
Setelah itu, mereka baru memikirkan langkah berikut di dalam hidupnya.
“Typically untuk first home buyer and owner, is always after major life event. Jadi menikah, sudah bekerja, ingin punya rumah, akhirnya kita lihat kebutuhannya juga akan seperti itu,” ujarnya dalam acara Media Gathering Astra Property di Jakarta, Rabu 28 April 2026.
Ia menambahkan, para first home buyer ini umumnya membeli rumah untuk ditempati sendiri. Mereka bisa bertahan hingga 10 dekade dan upgrade setelahnya.
"Biasanya first home buyer ini akan tinggal 10 tahun di rumah pertamanya. sampe abis itu mereka upgrade,” terangnya.
Berbeda dengan pembelian rumah kedua, keluarga muda cenderung memilih untuk investasi. Terlebih jika finansialnya sudah stabil dan sangat penting untuk masa depan.
Dari sisi preferensi, menurut Wibowo, first home buyer cenderung lebih suka membeli rumah yang fungsional.
Di samping itu, mereka juga mempertimbangkan lokasi yang aksesibel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan