Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 14:00 WIB

Devaluasi Uang dan Dampaknya Bagi Kehidupan Ekonomi Sehari-hari

Devaluasi Uang dan Dampaknya Bagi Kehidupan Ekonomi Sehari-hariIlustrasi Devaluasi Uang. (Freepik/mehaniq)

INDOZONE.ID -  Belakangan ini banyak orang merasa hidup makin mahal. Harga rumah makin nggak masuk akal, biaya pendidikan naik, kebutuhan pokok terasa makin mencekik, tapi gaji segitu-gitu aja.

Banyak yang menyebut kondisi ini sebagai inflasi. Padahal, kalau ditarik lebih dalam, ada satu istilah penting yang sering luput dibahas, yaitu devaluasi.

Konsep ini dibahas cukup tajam dalam video The Devaluation of Money dari kanal YouTube @Garys Economics.

Dengan sudut pandang yang lugas dan kritis, video ini membuka mata bahwa masalah ekonomi hari ini bukan cuma soal harga naik, tapi soal nilai uang yang terus turun pelan-pelan.

Baca juga: 17 Ide Nama Usaha yang Mengandung Doa, Biar Bisnis Nggak Cuma Jalan tapi Juga Penuh Berkah

Pengertian Devaluasi Dalam Konteks Ekonomi Modern

Devaluasi adalah penurunan nilai mata uang terhadap barang, jasa, dan aset. Dalam praktiknya, devaluasi sering dianggap sebagai bagian dari inflasi.

Gary menjelaskan bahwa inflasi dan devaluasi uang sebenarnya adalah dua sisi dari koin yang sama.

Kita sering mengira harga barang naik karena barangnya berubah atau kualitasnya meningkat, padahal yang sering terjadi justru nilai uang kita yang melemah.

Satu lembar uang seratus ribu memang tetap terlihat sama dari tahun ke tahun. Tapi daya belinya tidak.

Uang yang dulu cukup buat belanja banyak hal, sekarang terasa cepat habis. Itulah bentuk devaluasi yang paling nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Devaluasi oleh Bank Sentral

Dalam sistem ekonomi modern, devaluasi bukan selalu terjadi secara tidak sengaja. Bank sentral di banyak negara justru menargetkan inflasi tahunan sekitar 2 sampai 2,5 persen. Tujuannya terdengar positif, yaitu menjaga roda ekonomi tetap berputar dan mendorong konsumsi.

Namun menurut Gary, ada efek tersembunyi dari kebijakan ini. Inflasi yang stabil memungkinkan perusahaan “memotong” upah pekerja tanpa harus mengubah angka gaji di kontrak.

Secara nominal gaji tetap sama, tapi secara riil nilainya terus menurun setiap tahun. Dengan cara ini, beban perusahaan berkurang, sementara pekerja sering tidak sadar bahwa daya beli mereka sedang tergerus perlahan.

Jenis-jenis Devaluasi yang Terjadi di Masyarakat

Devaluasi bisa muncul dalam beberapa bentuk. Nah yang paling sering dibicarakan adalah devaluasi eksternal, yaitu ketika nilai mata uang turun terhadap mata uang asing. Dampaknya terlihat pada harga barang impor yang jadi lebih mahal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Devaluasi Uang dan Dampaknya Bagi Kehidupan Ekonomi Sehari-hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!