INDOZONE.ID - Jika ingin mulai investasi tapi belum siap menghadapi risiko besar, ada beberapa pilihan investasi yang bisa dicoba selain deposito.
Meski tergolong rendah risiko, tetap ada kemungkinan nilai investasi naik atau turun. Bedanya, pergerakan investasi ini biasanya lebih stabil dan tidak terlalu ekstrem, sehingga cocok untuk pemula.
Baca juga: Daftar Perusahaan Paling Bernilai di Dunia, Mendominasi Pasar Global
Nah, berikut beberapa investasi rendah risiko yang bisa kamu pertimbangkan.
Rekomendasi Investasi Rendah Risiko Selain Deposito
1. Emas
Emas masih jadi salah satu pilihan investasi favorit banyak orang, karena nilainya cenderung stabil dan sering dianggap sebagai aset aman saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu.
2. Reksa Dana Pasar Uang
Bagi kamu yang baru belajar investasi, Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) bisa jadi pilihan yang ramah pemula.
Dana yang kamu investasikan akan ditempatkan pada instrumen pasar uang jangka pendek yang relatif stabil. Karena itu, nilainya biasanya tidak naik turun secara drastis seperti saham.
Baca juga: Fenomena Crypto Bubble yang Perlu Dipahami Investor Pemula, Simak Penjelasannya
3. Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel
Jika kamu mencari investasi berbasis syariah, sukuk tabungan (ST) dan sukuk ritel (SR) layak dipertimbangkan.
Instrumen ini diterbitkan oleh pemerintah, sehingga tingkat risikonya relatif rendah. Imbal hasil yang ditawarkan juga sering kali lebih menarik dibandingkan deposito.
4. Valuta Asing Dolar AS
Menyimpan dana dalam bentuk dolar AS juga bisa menjadi salah satu cara investasi yang cukup aman.
Saat nilai dolar menguat terhadap rupiah, kamu berpotensi mendapatkan keuntungan dari selisih kurs. Selain itu, memiliki aset dalam mata uang asing juga bisa bantu membuat portofolio investasi lebih beragam.
Baca juga: 10 Emiten Pembagi Dividen Juni 2026, Jangan Lewatkan Tanggal Cum Date
5. P2P Lending
P2P Lending adalah investasi yang memungkinkan kamu mendanai pinjaman secara langsung melalui platform digital.
Keuntungan yang ditawarkan cukup menarik dan biasanya lebih tinggi dibandingkan deposito. Kamu juga bisa memilih sendiri pinjaman atau proyek yang ingin didanai.
6. Properti
Properti termasuk investasi yang sering dianggap aman untuk jangka panjang. Selain berpotensi naik harga dari tahun ke tahun, properti juga bisa menghasilkan pemasukan tambahan dari biaya sewa.
Sayangnya, investasi ini membutuhkan modal yang cukup besar di awal dan biasanya lebih cocok untuk investor yang sudah memiliki dana lebih dan berorientasi jangka panjang.
Investasi Mana yang Paling Cocok untuk Pemula?
Saat baru mulai investasi, emas, Reksa Dana Pasar Uang, dan sukuk tabungan biasanya jadi pilihan yang paling mudah dipahami dan relatif aman.
Baca juga: Mengenal Berbagai Istilah dalam Dunia Crypto, Pemula Wajib Tahu!
Selain modal awalnya terjangkau, ketiga instrumen tersebut juga memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan investasi seperti saham atau crypto.
Setelah mengetahu investasi rendah risiko di atas, kamu bisa sesuaikan dengan tujuan keuangan, kemampuan finansial, dan tingkat risiko yang nyaman untuk kamu. Dengan begitu, proses investasi bisa terasa lebih tenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pegadaian