Selasa, 20 JANUARI 2026 • 11:35 WIB

Mendag Resmikan Kantor ATTEC, Dorong Ekspor dan Investasi Lewat Kolaborasi Bisnis Asia

Author

Menteri Perdagangan, Budi Santoso meresmikan Kantor Pusat Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) di Jakarta pada Senin, 19 Januari 2026. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Upaya memperkuat ekspor dan menarik investasi terus dilakukan pemerintah, salah satunya lewat peresmian Kantor Pusat Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) di Jakarta oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso, Senin (19/1/2026). 

Kehadiran ATTEC dinilai menjadi langkah strategis untuk memperlancar komunikasi bisnis antar pelaku usaha, sekaligus membuka peluang kerja sama ekspor dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Asia.

Saat meresmikan Kantor Pusat ATTEC di Jakarta, Mendag Busan menyebut, kehadiran ATTEC dapat menjadi platform praktis untuk mempertemukan pelaku usaha, mempermudah arus investasi, serta mempercepat realisasi ekspor, khususnya antara Indonesia dan negara-negara di Asia. 

Baca juga: Mendag Pastikan 80% Pasar di Aceh Tamiang Sudah Beroperasi Pascabencana

Ia berharap, kantor ATTEC di Jakarta dapat menjadi lokasi strategis untuk penyelenggaraan business matching secara berkelanjutan.

"Komunikasi bisnis antar pelaku usaha sangat mendukung keberhasilan komunikasi antarpemerintah. ATTEC hadir sebagai wadah yang mempermudah pelaku usaha untuk langsung menemukan mitra, baik untuk ekspor maupun investasi," ujar Mendag Busan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Mendag Busan mengapresiasi kehadiran ATTEC sebagai wadah dalam memudahkan pelaku usaha untuk langsung menemukan mitra, memudahkan arus investasi, serta mempercepat realisasi ekspor, khususnya antara Indonesia dan negara-negara di Asia. (Dok. Istimewa)

Hadir dalam peresmian, yaitu Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah; President ASEAN-Korea Business Centre Moon Ki Bong; Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hendry Panjaitan; serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo. 

Turut mendampingi Mendag Busan, yaitu Sekretaris Jenderal Isy Karim, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal S. Shofwan.

Mendag resmikan kantor pusat ATTEC di Jakarta. (Dok. Istimewa)

Terkait investasi, Mendag Busan menyampaikan, persepsi terhadap Indonesia selama ini kerap berkutat pada kurangnya pemahaman dan arus komunikasi yang belum optimal. 

Padahal, menurut Mendag Busan, kegiatan usaha dan investasi di Indonesia relatif mudah dilakukan dari segi regulasi.

"Kami harap kehadiran wadah seperti ATTEC dapat menjadi sarana untuk memberikan informasi yang jelas kepada para investor. Selain itu, juga untuk mempermudah pelaku usaha dalam memahami mekanisme investasi di Indonesia," tambahnya.

Di sisi lain, Budihardjo Iduansjah mengungkapkan, salah satu tantangan utama bagi investor asing selama ini adalah keterbatasan pemahaman terhadap regulasi, bahasa, serta prosedur perizinan di Indonesia. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, ATTEC hadir sebagai wadah pendampingan yang menjembatani komunikasi antara pelaku usaha asing, asosiasi, dan pemerintah. 

Baca juga: Mendag Pastikan Kerja Sama Indonesia-EAEU FTA Bakal Berpihak ke UMKM

Melalui ATTEC, pelaku usaha akan difasilitasi dalam proses legalitas dan perizinan agar kegiatan investasi dan perdagangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Melalui ATTEC, Indonesia akan membawa dan memperjuangkan kepentingan nasional terbaik di kawasan Asia. Indonesia Emas 2045 menjadi momentum strategis sekaligus peluang besar bagi mitra internasional untuk berinvestasi dan berkolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Budiharjdo.

ATTEC merupakan organisasi regional yang berperan sebagai platform kerja sama bisnis lintas negara di kawasan Asia. (Dok. Istimewa)

Sementara itu, Moon Ki-bong menilai, peresmian kantor pusat ATTEC adalah momentum untuk memperkuat konektivitas bisnis di kawasan Asia. 

Menurutnya, ATTEC berperan sebagai penghubung efektif antara pelaku usaha Asia dan Indonesia. 

Keberadaan kantor pusat baru ini akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang investasi, perdagangan, dan pariwisata antara Indonesia dan negara-negara Asia, termasuk Korea Selatan.

Dengan diresmikannya kantor pusat ATTEC di Jakarta, Indonesia kini punya wadah kolaborasi bisnis regional yang diharapkan mampu mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemerintah dalam satu ekosistem.

Melalui komunikasi yang lebih terbuka dan pendampingan yang jelas, ATTEC diharapkan dapat mempercepat realisasi ekspor, mempermudah investasi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia menuju Indonesia Emas 2045.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU