Apa Itu Double Bottom Pattern ini penjelasannya (ajaib)
INDOZONE.ID - Dalam dunia trading dan investasi saham, istilah double bottom pattern cukup sering digunakan sebagai salah satu sinyal pembalikan arah harga.
Pola ini biasanya muncul setelah harga aset mengalami penurunan cukup dalam, lalu memberi tanda bahwa tren bearish berpotensi berbalik naik.
Karena bentuknya mirip huruf “W”, pola ini juga sering disebut sebagai pola W dalam analisis teknikal.
Banyak trader juga memanfaatkan double bottom untuk mencari momentum buy sebelum harga bergerak lebih tinggi.
Double bottom pattern adalah pola grafik dalam analisis teknikal yang menunjukkan potensi perubahan tren dari turun menjadi naik (bullish reversal).
Pola ini terbentuk ketika harga menyentuh area support sebanyak dua kali, tetapi gagal menembus lebih rendah.
Setelah pantulan kedua berhasil naik dan menembus area resistance, trader biasanya menganggap tren bearish (turun) sudah mulai melemah dan peluang kenaikan harga semakin besar.
Agar tidak salah membaca grafik, berikut beberapa ciri utama dari pola double bottom:
Pola ini umumnya muncul setelah harga mengalami penurunan dalam periode tertentu.
Baca juga: Apa Itu Underwriter Saham? Kenali Manfaat dan Peran Pentingnya
Oleh karena itu, double bottom sering dianggap sebagai sinyal awal pembalikan arah.
Harga akan membentuk dua titik rendah yang posisinya relatif sejajar.
Di antara dua lembah tersebut biasanya terdapat kenaikan sementara.
Jika dilihat pada chart, pola ini tampak seperti huruf “W”.
Inilah alasan mengapa banyak trader mudah mengenali double bottom secara visual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pegadaian