INDOZONE.ID - Pernah dengar istilah payback period tapi masih bingung artinya? Padahal, konsep ini penting banget buat kamu yang ingin mulai investasi atau menjalankan bisnis.
Dengan memahami payback period, kamu bisa tahu kapan modal yang dikeluarkan akan kembali. Yuk, simak penjelasan lengkapnya biar kamu nggak bingung lagi di bawah ini:
Payback period adalah cara untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan agar modal investasi bisa kembali.
Jadi, metode ini membantu kamu melihat kapan uang yang sudah dikeluarkan akhirnya “balik” dari keuntungan yang didapat.
Sederhananya, ini berkaitan dengan titik impas atau break-even point, yaitu saat total pemasukan sudah menutup modal awal.
Dari titik ini, barulah investasi mulai benar-benar menghasilkan keuntungan. Cara menghitungnya juga cukup fleksibel.
Kalau arus kas tiap periode sama, kamu bisa langsung membaginya.
Tapi kalau berbeda-beda, perhitungannya dilakukan dengan menjumlahkan pemasukan secara bertahap sampai modal tertutup.
Sebelum menggunakan metode ini, penting untuk tahu kenapa payback period cukup populer, terutama buat analisis awal.
Selain simpel, metode ini juga membantu kamu mengambil keputusan dengan lebih cepat.
Salah satu keunggulannya adalah mudah dipahami dan dihitung, bahkan tanpa perlu analisis keuangan yang rumit.
Baca juga: Apa Arti ATH dalam Saham? Simak Penjelasan Lengkapnya
Kamu juga bisa melihat seberapa cepat investasi balik modal, sehingga lebih mudah mengatur arus kas ke depannya.
Selain itu, payback period cocok digunakan untuk membandingkan beberapa pilihan investasi dengan risiko yang mirip.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Investopedia.com