Kamis, 23 JULI 2026 • 16:30 WIB

Mau Liburan tapi Takut Boros? Coba Atur Budget Pakai Cara Ini

Author

Ilustrasi Cara Atur Budget Liburan. (Freepik)

INDOZONE.ID - Liburan seharusnya menjadi momen spesial, namun faktanya sering membuat kondisi keuangan berantakan.

Penting untuk menyusun anggaran sejak awal agar semua pengeluaran tetap terkendali dan sesuai kemampuan finansial. Berikut cara mengatur budget liburan yang realistis.

Baca juga: Intip Deretan Negara dengan Gaji Tertinggi dan Sektor Pekerjaan Paling Dicari

Cara Atur Budget Liburan agar Keuangan Tetap Aman 

1. Sesuaikan Budget dengan Kondisi Keuangan

Langkah pertama adalah menentukan berapa dana yang benar-benar bisa dialokasikan untuk liburan.

Pastikan kebutuhan pokok, tabungan, dan dana darurat tetap aman sebelum menyisihkan anggaran liburan. Hindari memaksakan budget hanya karena ingin mengikuti gaya liburan orang lain.

Baca juga: Jangan Sampai Terjebak Financial Distress, Kenali Penyebabnya

2. Tentukan Tujuan dan Lama Liburan

Setelah mengetahui kemampuan finansial, tentukan destinasi dan durasi liburan. Biaya perjalanan akan sangat dipengaruhi oleh lokasi tujuan serta berapa lama kamu menginap.

3. Riset Harga Terbaru

Cek harga tiket transportasi, hotel, tempat wisata, hingga nilai tukar mata uang jika berlibur ke luar negeri agar estimasi biaya lebih akurat.

4. Buat Rincian Pengeluaran

Agar lebih mudah dikontrol, pisahkan anggaran ke beberapa pos, seperti:

  • Transportasi
  • Akomodasi
  • Makan dan minum
  • Tiket wisata atau aktivitas
  • Oleh-oleh
  • Dana darurat

Baca juga: Punya Rumah Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Sukses, Cara Gen Z Memandang Kekayaan Mulai Berubah

5. Sisihkan Dana untuk Biaya Tak Terduga

Jangan lupa menyiapkan dana cadangan sekitar 10–15 persen dari total budget. Dana ini bisa digunakan jika muncul pengeluaran tambahan, seperti bagasi, transportasi lokal, parkir, atau kebutuhan mendadak lainnya.

6. Gunakan Persentase Sebagai Acuan

Sebagai gambaran awal, kamu bisa membagi anggaran dengan komposisi seperti:

  • Transportasi: 25–35%
  • Akomodasi: 25–30%
  • Makan: 15–20%
  • Aktivitas dan hiburan: 10–15%
  • Dana darurat: sekitar 10%

Baca juga: Apa itu Pendapatan Nasional? Pahami Ragam Manfaat dan Konsepnya bagi Ekonomi Negara

Persentase tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya liburan masing-masing.

7. Mulai Menabung Sejak Jauh Hari

Jika total budget sudah ditentukan, bagi menjadi target tabungan bulanan. Cara ini membuat persiapan liburan terasa lebih ringan dibanding harus mengeluarkan dana besar sekaligus menjelang keberangkatan.

8. Catat Pengeluaran Selama Liburan

Saat liburan berlangsung, tetap pantau setiap pengeluaran agar tidak melebihi anggaran yang telah disusun. Kamu bisa mencatatnya secara manual atau menggunakan aplikasi pencatat keuangan.

Baca juga: Inklusi Keuangan Meningkat, Layanan Pembiayaan Digital Kian Mudah Diakses Masyarakat

Dengan perencanaan yang matang, liburan tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu kondisi keuangan.

Mengatur budget yang realistis juga membantu kamu menghindari pengeluaran berlebihan dan membuat perjalanan terasa lebih nyaman dari awal hingga pulang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bank Sinarmas

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU