Ternyata Gen Z dan Milenial Punya Strategi Berbeda Hadapi Tekanan Finansial di Bulan Ramadhan
INDOZONE.ID – Survei terbaru terhadap 1.600 responden di kota-kota besar Indonesia mengungkapkan bahwa 87% masyarakat mengalami lonjakan pengeluaran selama ramadhan.
Hal menarik terkuat ternyata, beban terbesar pengeluaran bukan pada belanja gaya hidup, melainkan pada kebutuhan rumah tangga (86%) dan persiapan Lebaran (67,6%).
Baca juga: 4 Tips Mengontrol Pengeluaran Bulanan untuk Keuangan yang Stabil
Hasil survei tersebut menunjukkan ada perbedaan yang cukup mencolok dalam cara setiap generasi mengelola arus kas:
- Gen Z (Defensif): Sekitar 46% cenderung mengandalkan dana darurat untuk menutupi biaya tak terduga. Di penghujung Ramadan, 42% Gen Z merasa kondisi keuangan mereka semakin mencekik.
- Milenial (Taktis): Sebanyak 42% memilih strategi kombinasi antara dana darurat dan pinjaman. Kelompok ini lebih fleksibel dalam menggunakan berbagai instrumen keuangan agar kebutuhan tetap terpenuhi meski cash flow naik-turun.
Dalam konteks ini, pinjaman kini lebih dipandang sebagai alat stabilitas (stability tool). Mayoritas pengguna pembiayaan (33,6%) mengaku hanya menggunakannya untuk menjembatani waktu hingga THR atau gaji cair.
THR sendiri tentunya menjadi "jangkar psikologis" bagi 72,8% responden dalam mengambil keputusan keuangan.
Baca juga: 3 Pengeluaran Paling Boros di Sepanjang Hidupmu, Gimana Caranya Biar Lebih Hemat?
Petinggi salah satu bank swasta, Abraham Lumban Batu, menekankan pentingnya pendampingan bagi masyarakat di tengah tekanan musiman ini.
Menurutnya, yang dibutuhkan bukan sekadar akses dana, melainkan kemampuan untuk memprioritaskan kebutuhan utama.
"Peran lembaga keuangan adalah membantu menjaga kelancaran arus kas nasabah, bukan menambah beban. Keputusan pembiayaan harus diambil secara bertanggung jawab sesuai kapasitas keuangan masing-masing agar pemulihan finansial pasca-Lebaran bisa lebih cepat," ujarnya.
Literasi keuangan, seperti evaluasi dana darurat dan penyusunan anggaran yang disiplin, tetap menjadi kunci utama agar kondisi kantong tetap sehat hingga setelah Hari Raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release