INDOZONE.ID - Cara mengatur keuangan gaji tiga juta per bulan sering jadi tantangan tersendiri, apalagi saat tanggal tua mulai mendekat dan kamu kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Padahal, dengan strategi yang tepat, gaji tiga juta tetap bisa dikelola secara realistis.
Kuncinya ada pada metode pembagian keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup.
Baca juga: Cara Mengatur Keuangan agar Terhindar dari Gali Lubang Tutup Lubang
5 Cara Atur Keuangan Gaji 3 Juta per Bulan
Yuk, simak cara mengatur keuangan gaji tiga juta per bulan agar dompet tetap aman sampai akhir bulan!
1. Metode 50/30/20
Metode 50/30/20 adalah cara mengatur keuangan yang paling populer karena simpel dan mudah diterapkan.
Dalam metode ini, 50 persen gaji kamu dialokasikan untuk kebutuhan pokok seperti tempat tinggal, makan, transportasi, dan tagihan bulanan.
Jika gaji kamu Rp3 juta, maka sekitar Rp1,5 juta difokuskan untuk kebutuhan wajib tersebut. Lalu, 30 persen gaji atau sekitar Rp900 ribu bisa digunakan untuk keinginan pribadi seperti nongkrong, hiburan, atau self-reward.
Sisa 20 persen atau Rp600 ribu dialokasikan khusus untuk tabungan dan investasi. Metode ini cocok buat kamu yang ingin hidup seimbang tanpa harus terlalu menahan diri.
2. Metode 80/20
Metode 80/20 atau Pareto cocok untuk kamu yang ingin lebih fokus pada kebutuhan dan tabungan.
Dalam metode ini, 80 persen gaji digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Maka dari gaji Rp3 juta, sekitar Rp2,4 juta dipakai untuk biaya hidup utama. Sementara itu, 20 persen sisanya langsung dialokasikan untuk tabungan atau investasi.
Cara ini menuntut kedisiplinan karena porsi kebutuhan cukup besar. Metode 80/20 pas buat kamu yang pengeluarannya sudah stabil dan jarang belanja impulsif.
3. Metode Jar
Metode jar adalah cara mengatur keuangan dengan membagi uang ke dalam beberapa pos khusus layaknya toples.
Setiap “jar” mewakili kebutuhan berbeda, seperti makan, transportasi, hiburan, tabungan, hingga dana darurat.
Kamu bisa menyesuaikan jumlah jar sesuai gaya hidup dan kebutuhan bulanan. Metode ini membantu kamu lebih sadar ke mana uang pergi setiap bulan.
Selain itu, metode jar juga efektif menekan kebiasaan boros. Cocok untuk Gen Z yang suka budgeting visual dan terstruktur.
4. Metode Pay Yourself First
Metode pay yourself first menekankan kebiasaan menabung di awal, bukan dari sisa pengeluaran.
Begitu gaji masuk, kamu langsung menyisihkan dana tabungan atau investasi terlebih dahulu.
Misalnya, dari gaji Rp3 juta, kamu langsung mengamankan 10-20 persen untuk masa depan.
Setelah itu, sisa uang baru digunakan untuk kebutuhan dan keinginan. Metode ini membantu membangun kebiasaan finansial yang sehat. Cocok buat kamu yang sering gagal nabung karena keburu belanja.
Baca juga: 4 Cara Atur Gaji UMR: Salah Satunya Maksimalkan Uang Sekecil Apapun
5. Metode Budget Harian
Metode budget harian membagi total pengeluaran bulanan menjadi batas pengeluaran per hari. Cara ini membuat kamu lebih sadar dalam mengontrol pengeluaran kecil yang sering tidak terasa.
Misalnya, dari sisa uang bulanan, kamu tentukan batas belanja harian agar tidak kebablasan.
Metode ini efektif untuk menghindari pengeluaran impulsif seperti jajan berlebihan. Dengan cara ini, tanggal tua bisa terasa lebih aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pengadaian