Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 16:00 WIB

Cara Membangun Relasi Sehat dengan Uang, Ini Caranya!

Author

Ilustrasi Membangun Relasi Sehat dengan Uang. (Foto: Freepik @jcomp)

INDOZONE.ID - Ternyata, punya banyak uang nggak selalu bikin hidup lebih tenang. Studi UBS Investor Watch menemukan fakta menarik bahwa 58% orang kaya masih merasakan wealth anxiety, alias kecemasan soal uang. 

Rasa cemas ini nggak cuma muncul saat kondisi keuangan sulit atau sedang merintis karier, tapi juga ketika harta sudah melimpah.

Ketakutan kehilangan uang, rasa bersalah saat berbelanja, hingga kekhawatiran berlebihan meski pengeluaran kecil, sering menghantui.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kekayaan bukan jaminan otomatis buat hidup tanpa stres. Malah, kadang muncul beban mental baru yang bikin hidup terasa lebih berat.

Yuk simak cara membangun relasi dengan uang yang dikutip dariYouTube @Suara Berkelas selengkapnya!

Baca juga: Tips Kaya Ala Orang China Tanpa Flexing: Ini Rahasia dari Budaya dan Sejarahnya!

Mengelola Uang Bukan Sekadar Soal Angka

Pengalaman banyak orang menunjukkan, meski sudah keluar dari hutang atau kondisi finansial sulit, rasa takut saat mengeluarkan uang masih bisa muncul.

Contohnya, masih ragu membeli barang puluhan ribu rupiah, padahal kondisi keuangan sudah jauh lebih baik.

Membangun kenyamanan dalam mengelola uang, tanpa rasa bersalah atau terlalu menahan diri, butuh waktu dan kesadaran.

Ini artinya, relasi sehat dengan uang nggak cuma soal menambah aset, tapi juga soal mengubah mindsetterhadap uang itu sendiri.

Mental Perintis Jadi Modal Hidup

Ada perbedaan mencolok antara mereka yang membangun kekayaan dari nol dan yang mewarisinya.

Para perintis biasanya punya ketahanan mental lebih tinggi karena pernah melalui masa sulit. Hal ini bikin mereka lebih fleksibel ketika kondisi finansial berubah.

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Bisa Bikin Kamu Hidup Lebih Kaya Raya

Ilustrasi Membangun Relasi Sehat dengan Uang. (Foto: Freepik @jcomp)

Sementara itu, pewaris yang hidup dengan privilese sejak awal cenderung lebih sulit beradaptasi saat menghadapi tekanan finansial.

Dari sini terlihat kalau mental perintis bisa menjadi modal penting untuk menghadapi situasi yang tidak pasti.

Belanja Tidak Hanya Soal Harga

Kadang, orang terlalu fokus pada harga tanpa melihat nilai pengalaman. Misalnya, beli sepatu di toko fisik mungkin lebih mahal dibanding e-commerce, tapi ada keuntungan lain, bisa mencoba ukuran, nikmati pengalaman belanja, dan hemat waktu tanpa nunggu pengiriman.

Hal ini menegaskan bahwa relasi sehat dengan uang bukan soal selalu mencari yang paling murah, tapi memperhatikan value dari setiap pengeluaran.

Baca juga: 3 Pengeluaran Paling Boros di Sepanjang Hidupmu, Gimana Caranya Biar Lebih Hemat?

Ilustrasi Membangun Relasi Sehat dengan Uang. (Foto: Freepik @jcomp)

Hubungan sehat dengan uang berarti bisa menyeimbangkan antara menghargai setiap rupiah dan berani menikmati hasil kerja keras.

Menyimpan uang memang penting, tapi rasa takut berlebihan justru bikin hidup nggak nyaman.

Uang seharusnya menjadi alat buat hidup lebih baik, bukan sumber kecemasan. Dengan kesadaran penuh, seseorang bisa memanfaatkan uang untuk kebutuhan, pengalaman, dan kenyamanan, tanpa merasa bersalah.

Kekayaan sejati nggak cuma soal saldo rekening, tapi kemampuan hidup tenang, bahagia, dan bebas dari rasa takut kehilangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU