INDOZONE.ID - Banyak anak muda ngerasa dana pensiun itu urusan nanti. Alasannya simpel yaitu gaji sekarang masih kecil, buat hidup aja kadang ngepas.
Tapi percaya deh, nunda nyiapin pensiun justru salah satu kesalahan finansial terbesar. Kalau kamu kerja keras hari ini, masa iya nanti pas tua harus repot mikirin biaya hidup lagi?
Yuk bahas bareng kenapa dana pensiun penting dan gimana cara simpel buat mulai nyiapin dari sekarang dilansir dari YouTube @Waktu Berfikir selengkapnya!
Baca juga: Hidup Kaya Sebelum Usia 30 Tahun dengan Frugal Living, Begini Caranya!
Kenapa Dana Pensiun Itu Penting
Coba bayangin umur 60 ke atas. Badan udah nggak sekuat sekarang, energi nggak sama, dan produktivitas pasti turun.
Kalau kamu nggak punya dana pensiun, mau ngandelin siapa? Anak? Belum tentu. Pemerintah? Jangan terlalu berharap.
Akhirnya pilihan cuma dua yaitu kerja sampai tua atau jadi beban keluarga. Pahit sih, tapi itulah kenyataan.
Selain itu, biaya hidup tetap jalan walau kamu pensiun. Makan, bayar listrik, obat-obatan, semuanya tetap ada. Malah makin tua, biasanya pengeluaran kesehatan makin besar.
Tanpa dana pensiun, kamu bisa kehabisan aset bahkan minus. Jadi, persiapan dari sekarang itu bukan opsi, tapi kebutuhan.
Mulai Kecil, Jangan Tunggu Gaji Besar
Banyak orang mikir baru bisa nabung kalau gaji udah besar. Padahal kuncinya ada di konsistensi, bukan jumlah.
Mulai aja dari Rp100 ribu atau Rp200 ribu sebulan. Nah yang penting kamu punya kebiasaan dulu.
Karena semakin cepat kamu mulai, semakin besar efek compounding (bunga berbunga) yang bisa kamu rasakan nanti.
Ada contoh sederhana, seseorang yang mulai investasi Rp500 ribu per bulan dari umur 23 sampai 33 tahun (cuma 10 tahun), hasil akhirnya bisa lebih gede daripada orang yang mulai umur 33 dan nabung 2 kali lipat sampai umur 55.
Kenapa bisa begitu? Karena waktu. Jadi jangan remehkan start kecil, karena efek jangka panjangnya luar biasa.
Baca juga: Tips Keuangan Anak Kos: 5 Cara Hemat Pengeluaran Makan yang Simpel
Pilih Instrumen yang Tepat
Sekarang makin banyak pilihan buat nabung pensiun. Bisa mulai dari reksa dana, saham, DPLK (program pensiun lembaga keuangan), sampai robo advisor. Tinggal pilih sesuai profil risiko kamu.
Prinsipnya simpel yaitu pilih instrumen jangka panjang dengan return yang bisa ngalahin inflasi.
Kalau bingung, mulailah dari yang gampang kayak reksa dana indeks atau DPLK. Bahkan banyak kantor yang udah nyediain program pensiun karyawan, tinggal manfaatin aja.
Bikin Sistem, Jangan Andalkan Niat
Masalah banyak orang bukan nggak punya niat, tapi nggak disiplin. Gajian, awalnya niat nyisihin buat pensiun, eh ujung-ujungnya kepakai buat jajan online atau nongkrong.
Solusinya yaitu bikin sistem otomatis. Misalnya auto debit tiap bulan langsung masuk ke tabungan pensiun atau reksa dana. Jadi uangnya kepotong duluan sebelum kamu sempat “tergoda.”
Hidup Sekarang Tetap Bisa Jalan
Menyiapkan dana pensiun bukan berarti kamu jadi pelit sama diri sendiri sekarang. Anggap aja itu “cicilan” ke versi tua dari kamu sendiri.
Biar nanti, pas umur 60-an, kamu bisa nikmatin hidup dengan tenang. Mau jalan-jalan, urus kebun, atau sekadar ngopi santai di teras rumah, semua bisa kalau dari sekarang kamu nyiapin modalnya.
Baca juga: 7 Tips Mengelola Uang ala Anak Kos Biar Dompet Tetap Aman di Tanggal Tua
Dana pensiun itu bukan bonus, tapi kebutuhan dasar. Sama pentingnya kayak makan, bayar listrik, atau cicilan. Bedanya, ini buat jangka panjang.
Jangan tunggu gaji besar atau keadaan sempurna. Mulai kecil, mulai sekarang, dan biarkan waktu yang kerja buat kamu.
Percaya deh, versi tua kamu nanti bakal berterima kasih banget ke kamu yang mulai nyiapin pensiun sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube