Fitur Otomatisasi Pajak Bantu Kelola Transaksi Lebih Rapi dan Efisien, Pelaku Bisnis Wajib Tahu!
INDOZONE.ID - Digitalisasi bisnis kini tidak hanya membantu proses penjualan, tetapi juga mempermudah pelaku usaha dalam mengelola administrasi dan kewajiban perpajakan.
Menjawab kebutuhan tersebut, OveerPOS, solusi Point of Sales (POS) dari Oveersea, memperkenalkan fitur otomatisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT/PB1) yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan pelaporan pajak secara lebih praktis dan terintegrasi.
Seiring meningkatnya tuntutan transparansi, akurasi data, dan kepatuhan terhadap regulasi, banyak bisnis menghadapi tantangan dalam mencatat transaksi sekaligus memastikan kewajiban perpajakan berjalan dengan baik.
Baca juga: Jualan Online Wajib Punya NIB, Ini Manfaat yang Didapat Pelaku Usaha
Melalui fitur ini, sistem dapat membantu menghitung kewajiban PBJT berdasarkan transaksi yang tercatat, menyusun laporan yang lebih terstruktur, serta mengurangi proses administrasi yang masih dilakukan secara manual.
Dengan pencatatan transaksi secara real-time, pelaku usaha juga bisa mendapatkan data yang lebih akurat untuk kebutuhan operasional, pelaporan, hingga proses audit.
Bantu Operasional dan Kepatuhan Sekaligus
VP Brand OveerPOS, Anna Afifa, mengatakan bahwa kebutuhan pelaku usaha terhadap sistem yang mendukung operasional sekaligus kepatuhan terus meningkat.
"Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap sistem yang dapat membantu operasional sekaligus mendukung aspek kepatuhan terus meningkat. OveerPOS dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pencatatan transaksi yang lebih terstruktur serta dukungan terhadap pengelolaan PBJT (PB1). Selain dapat digunakan sebagai sistem POS utama, OveerPOS juga dapat melengkapi ekosistem teknologi yang sudah dimiliki perusahaan untuk mendukung kebutuhan pelaporan dan compliance," ujar Anna.
Baca juga: The 9th INAMICE 2026 Angkat Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta
Menurutnya, sistem yang terintegrasi dapat membantu perusahaan memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap aktivitas bisnis sehari-hari, sekaligus menjaga konsistensi data yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan.
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlangsungan Bisnis
Sementara itu, Managing Director Oveersea, VR Haechel, menilai bahwa akuntabilitas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
"Untuk menjawab tantangan industri saat ini, perusahaan membutuhkan sistem yang accountable agar seluruh proses bisnis dapat berjalan on track tanpa mengganggu operasional," ungkap VR Haechel.
Ia menambahkan bahwa pencatatan transaksi yang baik akan memberikan fondasi yang lebih kuat bagi perusahaan dalam mengelola risiko dan memenuhi berbagai kewajiban usaha.
Baca juga: Hadirkan Peserta 30 Negara, Indo Livestock 2026 Dorong Investasi dan Modernisasi Industri Peternakan
"Ketika data transaksi tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan, perusahaan memiliki landasan yang lebih kuat untuk mengelola risiko, memenuhi kewajiban, serta mengambil keputusan yang tepat bagi pertumbuhan bisnisnya," tambahnya.
Menurutnya, transformasi digital bukan hanya soal efisiensi kerja, tetapi juga tentang membangun proses bisnis yang lebih transparan, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
Baca juga: Kopi Indonesia Raup Potensi Bisnis Rp66 Miliar di Pameran Kopi Dunia Bangkok
Dengan menggabungkan fungsi pencatatan transaksi dan dukungan terhadap kepatuhan PBJT (PB1), OveerPOS berharap dapat membantu berbagai jenis usaha menjalankan operasional yang lebih tertib, efisien, dan sesuai regulasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan