Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 12 JANUARI 2026 • 17:20 WIB

Ingin Ulangi Sejarah, Pemerintah Masukkan Bawang Putih dalam Roadmap Swasembada Nasional

Ingin Ulangi Sejarah, Pemerintah Masukkan Bawang Putih dalam Roadmap Swasembada NasionalIlustrasi bawang putih. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memastikan bawang putih masuk peta jalan swasembada nasional 2029. 

Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai kemandirian pangan melalui peningkatan produksi dan mengurangi ketergantungan impor demi mensejahterakan petani.

"Iya dong bawang putih masuk ke roadmap untuk swasembada hingga 2029 nanti," kata Sudaryono usai Rapat Serap Gabah 2026 terbatas bersama Bulog, Bapanas, dan Kementan di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Ulangi Prestasi Swasembada 1995

Pernyataan ini merespons konfirmasi media soal pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, bahwa Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih pada 1995. Hanya saja, produksi komoditas ini terus menurun sejak 2020. 

Baca juga: Mentan Pastikan Indonesia Ekspor Beras pada 2026 usai Swasembada Terbukti

Sudaryono menekankan bawang putih jadi prioritas untuk mengulangi keberhasilan pangan strategis.

Strategi komprehensif pun disiapkan agar petani dapat melakukan produksi secara mandiri. Menurutnya, kebutuhan nasional untuk bawang putih relatif kecil, karena cukup ditanam pada total lahan 100 ribu hektare dengan bibit unggul di lokasi tepat.

Pembibitan Dimulai di Humbang Hasundutan

Pada tahap awal difokuskan pada pembibitan bawang putih, karena benih unggul jadi kunci sukses sebelum memulai proses penanaman masif. Pusat pembibitan dikembangkan di Horticulture Center Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, sebagai sentra benih hortikultura.

"Perintah Presiden sangat jelas, yakni mengulang capaian strategis yang terbukti bermanfaat bagi rakyat, termasuk swasembada bawang putih, kedelai, susu, dan komoditas pangan penting lainnya," tegas Sudaryono.

Realistis, Bukan Slogan

Ia menjelaskan swasembada bertujuan mengurangi ketergantungan impor, memenuhi kebutuhan dalam negeri secara mandiri, sekaligus mendorong kesejahteraan petani dan menciptakan efek ekonomi berantai bagi masyarakat luas.

Baca juga: Impor Bawang Putih Juni 2025 Capai 163 Ribu Ton, Kemendag Pantau Ketat Distribusi

Sudaryono menilai target tersebut realistis karena Indonesia memiliki pengalaman, ilmu dan contoh keberhasilan masa lalu, sehingga upaya itu bukan sekadar wacana, melainkan program berbasis pengalaman dan kapasitas nasional.

Hanya saja, tantangan utama swasembada bawang putih, lanjutnya, adalah memastikan proses penanaman benar-benar dimulai, didahului pembibitan berkualitas dan penyediaan lahan yang tepat, bukan hanya slogan kebijakan semata.

Sudaryono menekankan faktor terpenting keberhasilan adalah political will, karena tanpa kebijakan politik kuat, penyediaan bibit, lahan, dan dukungan lintas sektor sulit dijalankan dengan baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERBARU

Ingin Ulangi Sejarah, Pemerintah Masukkan Bawang Putih dalam Roadmap Swasembada Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!