Konsul Jenderal India untuk Indonesia, H. E. Mr. Ravi Shanker Goel (ANTARA)
INDOZONE.ID - Konsulat Jenderal India berencana membuka kerja sama industri dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ini merupakan upaya untuk mendorong peningkatan investasi serta industri strategis lainnya di kawasan tersebut.
Konsul Jenderal India untuk Indonesia, H. E. Mr. Ravi Shanker Goel, menjelaskan bahwa Sumatera Selatan punya potensi besar dalam sektor pertambangan, energi, perkebunan, dan pengolahan hasil sumber daya alam.
Potensi yang dimiliki Sumatera Selatan ini bisa dikembangkan lewat kemitraan dengan berbagai perusahaan asal India.
Baca juga: 6 Tips Hemat untuk Mengatur Keuangan di Tengah Kebutuhan yang Terus Meningkat
"Kami melihat Sumatera Selatan sebagai mitra potensial dalam pengembangan industri hilirisasi, khususnya di bidang energi, pupuk, pengolahan batu bara, serta industri berbasis kelapa sawit dan karet,” katanya.
Ravi juga menyebut bahwa India saat ini sedang mendorong kerja sama ekonomi dengan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Ini merupakan upaya memperkuat rantai pasok secara global, serta bisa memperluas pasar produksi industri.
Sumatera Selatan merupakan wilayah yang dinilai strategis, karena punya sumber daya alam melimpah dan infrastruktur yang terus berkembang.
Selain itu, Ia menyebut bahwa India telah bekerja sama dalam sektor pendidikan dengan universitas yang ada di Bengkulu dan Sumatera Utara, tapi belum dilakukan dengan Sumatera Selatan.
Baca juga: Lonjakan AI Dorong Jumlah Miliarder Dunia Tembus 2.919 Orang
"Bisa melalui beasiswa ataupun dengan pembayaran mandiri untuk kuliah di India," katanya.
Tambahan kerja sama melalui bidang pariwisata juga menjadi perhatian baginya, dan diharapkan bisa menguntungkan kedua belah pihak.
Konsul Jenderal India tersebut menilai bahwa Pulau Sumatera dan India punya hubungan spesial, bahkan pada periode Januari hingga September nilai impor ke Indonesia dan India mencapai 9 miliar USD.
"Dengan adanya kerja sama Sumsel dan kami, tentu akan menjadi sesuatu yang baik," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA