Ilustrasi jembatan gantung. (Freepik)
INDOZONE.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan anggaran sebesar Rp630 miliar untuk membangun 63 jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan, pembangunan jembatan gantung menjadi solusi aksesibilitas bagi masyarakat di daerah terpencil yang selama ini harus menempuh jalur memutar dan tidak efisien.
"Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam mempercepat aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik,” kata Dody di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Kamis.
Baca juga: BSKJI Kemenperin Dorong Sertifikasi Kompetensi bagi Manajemen Industri
Kementerian PU semakin konsisten guna mempercepat pembangunan jembatan gantung untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, terutama di daerah dengan medan geografis sulit.
Pembangunan jembatan gantung menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal pemerataan pembangunan dan peningkatan aksesibilitas desa menuju pusat ekonomi.
Dengan adanya jembatan gantung, konektivitas antar desa atau kecamatan dapat ditingkatkan, sehingga petani lebih mudah mengangkut hasil pertanian ke pasar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur pedesaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Selain menghubungkan aktivitas ekonomi, jembatan gantung juga membantu masyarakat mengakses fasilitas publik seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan di daerah yang terpisah sungai, jurang, atau lereng perbukitan.
Penentuan lokasi pembangunan jembatan gantung pada tahun 2026 akan dilakukan melalui proses evaluasi yang komprehensif, meliputi kajian teknis dan survei lapangan, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti dampak ekonomi, tingkat isolasi wilayah, aksesibilitas transportasi, dan faktor teknis lainnya untuk memastikan pembangunan jembatan gantung yang efektif dan efisien.
Sementara itu, pada tahun 2025 ini, Kementerian PU juga sedang menyelesaikan pembangunan 50 jembatan gantung, sebagian diantaranya telah tuntas.
Baca juga: Kemenperin Usulkan Anggaran Rp3,984 Triliun Guna Mendukung Program Prioritas Industri Nasional
Termasuk di antaranya delapan jembatan di Provinsi Sulawesi Selatan seperti Jembatan Gantung Kanjero (68 meter) dan Jembatan Gantung Poton (36 meter) di Kabupaten Luwu Utara.
Kemudian Jembatan Gantung Lamangiso (68 meter) dan Jembatan Gantung Jauh Pandang (51 meter) di Kabupaten Wajo, Jembatan Gantung Kalimporo (51 meter), Jembatan Gantung Minasa Upa (102 meter), Jembatan Gantung Benteng Pattiro (68 meter), dan Jembatan Gantung Palambuta (Bululoe) (51 meter).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA