Kamis, 29 JANUARI 2026 • 13:20 WIB

Kepala Bappenas Tegaskan Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Bukan Hal Mustahil untuk Capai Indonesia Emas

Author

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy saat menyampaikan materi di acara Prasasti Economic Forum (INDOZONE/Rifqy Alief Abiyya)

INDOZONE.ID - Menteri Perencanaan dan Pembangunan National/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan pertumbuhan ekonomi tinggi adalah pondasi untuk Indonesia yang bukan hal mustahil untuk dicapai.

Rachmat menegaskan, sebenarnya para pendahulu tokoh bangsa sudah meletakkan dasar-dasar pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Namun, Indonesia masih terjebak dalam middle income trap.

“Hanya saja tadi seperti Pak Burhan, kita mengalami kondisi inersia, susah melompat, susah lepas, bahkan kita mau menjebak diri kita ke dalam middle income trap,” katanya, dalam scars Prasasti Economic Forum 2026 di Jakarta, Kamis (29/02/2026).

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh pertumbuhan ekonomi.

“Buat Indonesia yang saat ini kondisinya seperti ini, pertumbuhan ekonomi bukan segala-galanya, tapi segala-galanya membutuhkan pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Baca juga: PNM Buktikan Pemberdayaan Buka Jalan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Bukan Hal Mustahil

Lebih lanjut, Rachmat menyebut, perencanaan pertumbuhan ekonomi dengan baik dan benar adalah upaya pertumbuhan ekonomi tinggi. Oleh karena itu, mencapai pertumbuhan ekonomi bukanlah hal yang mustahil.

“Kita mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi, karena kita pernah merancang pertumbuhan ekonomi tinggi dengan baik dan benar. Kita pernah melakukan investasi yang benar, kita pernah melakukan ekspor yang benar, kita pernah melakukan industrialisasi yang benar, indirisasi yang benar,” tegas Rachmat.

“Banyak sekali think tank yang menasihati perkembangan kita sehingga kita bisa maju dan tumbuh. Nah ini menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi bukan hal yang mustahil, sambungnya.

Baca juga: Menteri PU: Program Padat Karya Gerakkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Tidak Hanya Fokus pada Pembangunan

Infrastruktur pertumbuhan ekonomi tentu beriringan dengan pembangunan. Selain perencanaan baik dan benar, Rachmat menegaskan bahwa Pembangunan saat ini tidak hanya pada insfrastruktur.

“Kita tidak hanya harus membangun jalan lebih panjang, kita tidak hanya harus membangun digitalisasi lebih, tapi kita sekarang harus membangun secara bersamaan," ujarnya.

Sebelum menutup sambutan, Rachmat kembali menegaskan bahwa pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi bukanlah hal mustahil. Pembangunan menjadi sangat penting agar setiap kebijakan bergerak dalam satu kompas yang sama.

“Kapal Indonesia akan diarahkan menuju pelabuhan tujuan bersama, yaitu visi Indonesia Emas yang harus kita capai,” tutupnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU