Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 03 MEI 2026 • 13:01 WIB

Kemenperin Dorong IKM Kerajinan Naik Kelas Lewat Diversifikasi Produk

Kemenperin Dorong IKM Kerajinan Naik Kelas Lewat Diversifikasi ProdukMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok. Humas Kemenperin)

INDOZONE.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Indonesia terus mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan agar makin kompetitif di pasar global.

Salah satu strategi yang diandalkan adalah diversifikasi produk, langkah yang dinilai relevan di tengah perubahan selera pasar yang semakin dinamis.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, konsumen saat ini cenderung mencari produk kerajinan yang unik, spesifik, tapi tetap fungsional. Produk juga dituntut punya nilai tambah agar bisa menonjol di tengah persaingan.

“Diversifikasi produk jadi kunci agar kerajinan Indonesia tetap kompetitif lewat inovasi yang sesuai kebutuhan pasar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, strategi ini tidak harus rumit. Diversifikasi bisa dilakukan dengan menambah variasi produk secara horizontal, tanpa harus mengubah bahan baku atau membangun lini produksi baru.

Baca juga: Kemenperin Korban Pencatutan Mantan Pejabat Lewat Modus SPK Fiktif

Dengan cara ini, pelaku IKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa biaya besar.

Data Kemenperin menunjukkan tren positif sektor ini. Sepanjang 2025, ekspor kerajinan nasional mencapai USD 806,63 juta, naik 15,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren ini berlanjut di awal 2026, dengan nilai ekspor Januari menyentuh USD 52,38 juta atau tumbuh 19,49 persen secara tahunan.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Reni Yanita menilai potensi industri kerajinan masih sangat besar. Oleh karena itu, inovasi dan adaptasi jadi kunci agar pelaku IKM bisa terus bersaing, termasuk di pasar ekspor.

Sebagai langkah konkret, Ditjen IKMA menggelar pendampingan teknis diversifikasi produk di Kabupaten Cirebon pada 14–17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2026.

Cirebon dipilih bukan tanpa alasan. Daerah ini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan dengan produk khas seperti rotan, kayu, hingga batik.

Meski begitu, pelaku IKM tetap butuh dorongan agar berani bereksperimen mengikuti tren pasar.

Menariknya, pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) juga mulai diperkenalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Kemenperin

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemenperin Dorong IKM Kerajinan Naik Kelas Lewat Diversifikasi Produk

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!