Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 APRIL 2026 • 15:52 WIB

IIGCE 2026 Digelar di Jakarta, API Dorong Panas Bumi Jadi Andalan Energi

IIGCE 2026 Digelar di Jakarta, API Dorong Panas Bumi Jadi Andalan EnergiIIGCE 2026 digelar di Jakarta, bahas masa depan energi panas bumi dan kemandirian energi Indonesia menuju 2045. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 bakal digelar 19–21 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Event ini jadi forum internasional untuk mendorong energi panas bumi sebagai tulang punggung listrik Indonesia, dengan lebih dari 100 pembicara global dan ribuan profesional dari berbagai negara.

IIGCE 2026 adalah konvensi dan pameran panas bumi internasional yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan investor untuk membahas masa depan energi bersih. Ajang dikhususkan untuk geothermal sebagai sumber listrik stabil (baseload).

Di tengah target net-zero emission dan krisis energi global, panas bumi jadi kartu kuat Indonesia. Pasalnya, Indonesia punya salah satu cadangan geothermal terbesar di dunia, tapi pemanfaatannya masih jauh dari maksimal.

Ketua Umum Indonesian Geothermal Association atau Asosiasi Panasbumi Indonesia (INAGA/API), Julfi Hadi, menyebut forum IIGCE 2026 bukan sekadar kumpul-kumpul pelaku industri.

"Panas bumi memiliki peran krusial sebagai baseload dalam transisi energi dan menjamin ketahanan energi nasional. Melalui IIGCE 2026, kami ingin memperkuat kolaborasi global untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang pengembangan panas bumi di Indonesia dan dunia," ujar Julfi saat peluncuran IIGCE 2026, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Menaker Yassierli Pastikan 50 Persen Peserta Pelatihan Vokasi Batch 1 Terserap Lapangan Kerja

Dorong Kemandirian Energi

Tema yang diangkat yakni Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia. Intinya Indonesia ingin mandiri energi, dan geothermal diposisikan sebagai fondasi.

Kenapa geothermal? Karena beda dengan energi surya atau angin, panas bumi bisa menghasilkan listrik 24 jam tanpa tergantung cuaca. Stabil, tapi mahal di awal.

Julfi menegaskan, "Kemandirian energi adalah fondasi bagi Indonesia yang lebih kuat, dan panas bumi adalah kunci untuk mewujudkannya."

Pemerintah juga ikut pasang badan. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional, Dadan Kusdiana, bilang panas bumi adalah kunci utama dalam transisi energi dan ketahanan energi Indonesia menuju 2045.

“IIGCE 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menampilkan komitmen dan capaian nyata pengembangan panas bumi kepada dunia," ungkapnya.

Selama tiga hari, IIGCE 2026 bakal diisi konferensi, panel diskusi, sampai pameran teknologi terbaru. Ada juga business matching, workshop teknis, dan sesi networking.

Ketua Panitia, Aditya Rakit, menyebut IIGCE 2026 tidak hanya menjadi wadah berbagi pengetahuan, tetapi juga tempat lahirnya kemitraan strategis.

“Kesepakatan investasi, dan solusi inovatif bagi tantangan pengembangan panas bumi global," kata dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

IIGCE 2026 Digelar di Jakarta, API Dorong Panas Bumi Jadi Andalan Energi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!