Volkswagen logo. (REUTERS/Lucy Nicholson)
INDOZONE.ID - Keputusan Presiden AS Donald Trump yang membatalkan sejumlah regulasi iklim tak membuat raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, goyah.
Raksasa mobil Eropa itu menegaskan komitmennya untuk tetap melaju di jalur transformasi menuju kendaraan rendah emisi dan lebih efisien dalam jangka panjang.
Pernyataan tegas ini disampaikan juru bicara Volkswagen pada Jumat (13/2/2026) merespons perubahan kebijakan iklim di Amerika Serikat.
"Terlepas dari perkembangan politik atau regulasi, Grup Volkswagen tetap berkomitmen pada arah transformasi jangka panjangnya," demikian bunyi pernyataan resmi perusahaan.
Baca juga: Presiden Prabowo Sebut Program MBG Bisa Serap 1,5 Juta Tenaga Kerja
VW memang tak bisa serta-merta mengabaikan pasar AS yang besar.
Namun mereka memilih pendekatan yang fleksibel: tetap patuh pada aturan di masing-masing negara sambil menjalankan strategi besar elektrifikasi.
"Sebagai perusahaan global, kami mempertimbangkan kondisi pasar spesifik dalam perencanaan strategis dan mematuhi persyaratan regulasi di semua negara," tambah sang juru bicara.
Sikap ini kontras dengan langkah Washington yang mulai mengendurkan standar emisi di bawah kepemimpinan Trump.
Baca juga: Menhut Raja Juli Luncurkan Skema Dana Lingkungan Baru, Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas
Namun bagi pabrikan yang pernah tersandung skandal dieselgate, konsistensi hijau adalah harga mati untuk membangun kembali kepercayaan publik sekaligus mengamankan pangsa pasar Eropa yang ketat aturan emisinya.
Dengan dekarbonisasi yang masih menjadi agenda utama Uni Eropa, langkah VW menjadi sinyal bahwa industri Eropa tak akan ikut-ikutan mundur meskipun superpower dunia berbalik arah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters