Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 AGUSTUS 2025 • 13:01 WIB

Bandung Siap Jadi Episentrum Gerakan Hijau Lewat Bandung Sustainability Summit 2025

Bandung Siap Jadi Episentrum Gerakan Hijau Lewat Bandung Sustainability Summit 2025Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat memberikan arahan kepada Panitia Penyelenggara Bandung Sustainability Summit 2025 (dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Kota Bandung siap mengukuhkan diri sebagai pusat inovasi hijau di Indonesia dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bandung Sustainability Summit 2025 (BSS 2025). 

Acara yang akan berlangsung pada 18–19 September 2025 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengusung tema “Dari Kepatuhan Menuju Komitmen: Bersama Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Korporasi untuk Infrastruktur Hijau.”

BSS 2025 menjadi forum kolaborasi strategis lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga generasi muda untuk merumuskan langkah nyata dalam menjadikan Indonesia lebih hijau, inklusif, dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim.

Baca juga: Taman Si Pitung Hadir di Kolong Tol Koja, Jadi Ruang Hijau Baru untuk Warga Jakut

Forum ini akan menghadirkan pembicara internasional dan dirancang sebagai forum nasional bernuansa global. BSS 2025 rencananya akan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Ph.D., yang akan memaparkan arah kebijakan Indonesia menuju transisi energi dan pembangunan hijau yang inklusif.

Setelah pembukaan, acara akan dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Duta Besar RI untuk Singapura, perwakilan Bappenas, serta pakar internasional dari Nanyang Technological University (Singapura). Diskusi ini akan membahas berbagai isu strategis, antara lain:

  • Integrasi ESG (Environmental, Social, Governance) dalam perencanaan dan tata kelola infrastruktur.
  • Peluang investasi hijau serta akses terhadap skema pembiayaan global.
  • Teknologi ramah lingkungan yang meningkatkan daya saing kota-kota Indonesia di panggung internasional.

Dengan kehadiran tokoh nasional dan pakar internasional, BSS 2025 diharapkan menjadi titik temu penting dalam memperkuat posisi Bandung dan Indonesia di kancah global, sekaligus mempercepat adopsi praktik berkelanjutan di tingkat lokal.
 
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keberlanjutan tidak bisa hanya dilihat dari aspek lingkungan, tetapi juga dari sisi tata kelola. 

“Kota Bandung bangga menjadi tuan rumah Bandung Sustainability Summit 2025. Momentum ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. BSS 2025 bukan hanya soal membangun infrastruktur hijau, tetapi juga bagaimana kita memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel. ESG, khususnya aspek governance, adalah pondasi agar setiap program keberlanjutan berjalan konsisten dan memberi manfaat nyata. Bandung berkomitmen menjadi kota yang ramah lingkungan sekaligus memiliki tata kelola yang baik,” ujarnya.

Dukungan senada juga datang dari dunia usaha. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Kamdani, menekankan pentingnya kesinambungan agenda keberlanjutan lintas forum. 

“BSS 2025 akan menjadi bagian dari Road to Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2025 yang akan diselenggarakan di bulan Oktober 2025, untuk memastikan kesinambungan agenda dan dampak yang lebih luas bagi dunia usaha nasional. Dengan keterlibatan aktif pengusaha, kami berharap forum ini tidak hanya membangun kesadaran, tetapi juga mendorong aksi nyata yang mendukung daya saing dan ketahanan ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Bandung Siap Jadi Episentrum Gerakan Hijau Lewat Bandung Sustainability Summit 2025Panita Penyelegara Bandung Sustainability Summit 2025 saat melakukan audiensi ke APINDO. (dok. Istimewa)

Sejalan dengan komitmen tersebut, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Dr. Eng. Nita Yuanita, ST., MT., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

"Kami percaya infrastruktur masa depan harus modern sekaligus berkelanjutan. Melalui BSS 2025, kami ingin mempertemukan para pemikir, praktisi, dan pengambil keputusan untuk menghasilkan ide yang dapat langsung diimplementasikan demi masyarakat dan lingkungan. Bandung akan jadi episentrum lahirnya solusi konkret. Lebih dari itu, kehadiran ITB sebagai institusi akademik menjadi jembatan antara riset, kebijakan, dan praktik, agar konsep keberlanjutan tidak berhenti di wacana, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ungkapnya.

Tentang Bandung Sustainability Summit 2025 

Bandung Sustainability Summit (BSS) 2025 adalah forum kolaborasi strategis yang digagas oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Pemerintah Kota Bandung, dan Suvarna Sustainability. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bandung Siap Jadi Episentrum Gerakan Hijau Lewat Bandung Sustainability Summit 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!