Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 13 AGUSTUS 2025 • 14:44 WIB

4 Kesalahan Umum dalam Merencanakan Dana Pensiun dan Cara Menghindarinya

4 Kesalahan Umum dalam Merencanakan Dana Pensiun dan Cara MenghindarinyaIlustrasi dana pensiun 

INDOZONE.ID - Merencanakan dana pensiun merupakan langkah investasi penting untuk memastikan kehidupan yang nyaman di masa tua. 

Sayangnya, banyak orang melakukan kesalahan dalam proses perencanaan ini, yang berpotensi merusak stabilitas finansial di kemudian hari. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat merencanakan dana pensiun dan bagaimana cara menghindarinya.

Baca juga: Sri Mulyani: Pemanfaatan Pajak Sama seperti Wakaf dan Zakat

1. Menunda Perencanaan Pensiun

Salah satu kesalahan terbesar adalah menunda perencanaan pensiun hingga usia mendekati pensiun. 

Banyak orang merasa bahwa pensiun masih jauh, sehingga mereka tidak segera mengambil tindakan. 

Padahal, semakin dini kamu memulai, semakin besar potensi dana pensiun yang dapat kamu kumpulkan melalui compound interest atau bunga majemuk. 

Kalau kamu baru mulai menabung di usia 40-an atau 50-an, kamu harus menabung dalam jumlah yang jauh lebih besar untuk mencapai target yang sama dengan seseorang yang mulai di usia 20-an atau 30-an.

Cara Menghindari: Mulailah menabung sedini mungkin, bahkan jika jumlahnya kecil. Kebiasaan menabung sejak awal akan memberi kamu keuntungan dari pertumbuhan jangka panjang, dan kamu bisa menambah kontribusi seiring bertambahnya pendapatan.

Baca juga: PNM Dorong Perempuan Prasejahtera Naik Kelas Lewat Mekaarpreneur

2. Mengabaikan Inflasi

Inflasi adalah faktor yang sering diabaikan dalam perencanaan dana pensiun. Biaya hidup yang kamu perkirakan saat ini mungkin jauh berbeda dari biaya hidup di masa depan, terutama setelah beberapa dekade. 

Jika kamu tidak memperhitungkan inflasi, dana pensiun yang terkumpul mungkin tidak cukup untuk memenuhi kebutuhanmu di masa tua.

Cara Menghindari: Saat menghitung kebutuhan dana pensiun, selalu pertimbangkan inflasi. Kamu bisa menggunakan perkiraan inflasi tahunan sebesar 3-5% sebagai panduan. 

Selain itu, memilih instrumen investasi yang memberikan imbal hasil lebih tinggi dari inflasi, seperti saham atau reksa dana, bisa membantu menjaga nilai dana pensiun kamu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Prudential.co.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

4 Kesalahan Umum dalam Merencanakan Dana Pensiun dan Cara Menghindarinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!