Selasa, 12 MEI 2026 • 19:15 WIB

6 Saham AI yang Diam-Diam Melejit di 2026, Lagi Jadi Rebutan Investor!

Author

6 Saham AI yang Diam-Diam Melejit di 2026 (wolfcup) 

INDOZONE.ID - Banyaknya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) masih menjadi magnet besar di pasar saham global sepanjang 2026. 

Bukan hanya perusahaan teknologi raksasa, sejumlah emiten yang terhubung dengan industri AI, juga ikut mengalami lonjakan harga saham seiring meningkatnya permintaan teknologi tersebut di berbagai sektor.

alu, saham AI apa saja yang saat ini sedang ramai dilirik dan diburu investor global? Berikut penjelasannya:

1. NVIDIA (NVDA)

Nama NVIDIA masih jadi “raja” saham AI di 2026.

Perusahaan ini mendominasi pasar GPU dan chip AI yang dipakai untuk melatih model AI generatif seperti ChatGPT dan Gemini.

Pendapatan NVIDIA terus melonjak karena permintaan server AI dan data center yang sangat tinggi.

Bahkan beberapa analis menyebut NVIDIA masih memegang lebih dari 80% pasar chip AI global.

Teknologi Blackwell dan Rubin yang mereka kembangkan juga menjadi salah satu alasan investor masih agresif memborong saham ini.

2. Alphabet (GOOGL)

Induk perusahaan Google ini juga jadi salah satu bintang AI tahun 2026.

Kenaikan bisnis Google Cloud dan pengembangan Gemini AI membuat valuasi Alphabet melonjak tajam.

Baca juga: Saham ARCI Bergerak di Bidang Apa? Ini Profil Bisnis dan Prospeknya!

Reuters melaporkan Alphabet bahkan mulai mendekati posisi NVIDIA sebagai perusahaan paling bernilai di dunia berkat perkembangan AI dan cloud mereka.

Selain Gemini, kekuatan DeepMind dan pengembangan chip AI internal juga menjadi nilai tambah besar bagi investor.

3. Palantir Technologies (PLTR)

Palantir jadi salah satu saham AI yang performanya paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir.

Perusahaan ini fokus pada software analitik data dan AI untuk sektor pemerintahan maupun bisnis.

Bahkan pendapatan Palantir tumbuh hingga 85% pada kuartal pertama 2026, sementara laba bersihnya melonjak empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Meski valuasinya dianggap mahal, banyak investor masih optimistis karena Palantir dianggap punya posisi unik di industri AI enterprise.

4. Applied Optoelectronics (AAOI)

Applied Optoelectronics menjadi salah satu saham AI yang mencuri perhatian sepanjang 2026.

Perusahaan ini bergerak di bidang produksi transceiver optik berkecepatan tinggi, komponen penting yang digunakan untuk menghubungkan server AI dan perangkat jaringan dalam pusat data.

Lonjakan harga sahamnya didorong oleh keberhasilan perusahaan mendapatkan kontrak besar dari sejumlah pelanggan hyperscaler atau perusahaan teknologi berskala raksasa.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa belanja infrastruktur AI global masih terus meningkat pesat.

Meski pertumbuhannya terlihat menjanjikan, sebagian investor masih mempertanyakan apakah kenaikan bisnis perusahaan ini bisa bertahan dalam jangka panjang.

5. Coherent Corp. (COHR)

Coherent Corp. dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi komponen optik dan transceiver data berkecepatan tinggi untuk mendukung kebutuhan sistem AI modern.

Baca juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Beli Saham di Indonesia, Cara Mudah Investasi di Era Digital

Meningkatnya penggunaan AI membuat kebutuhan transfer data dalam jumlah besar ikut melonjak. Hal inilah yang membuat saham Coherent mulai banyak dilirik investor teknologi.

Meski sejumlah analis memberikan rating moderate buy, target harga saham perusahaan ini masih cukup beragam

6.Fabrinet (FN)

Fabrinet menjadi salah satu perusahaan yang ikut menikmati ledakan industri AI karena posisinya sebagai mitra manufaktur utama NVIDIA.

Perusahaan ini menyediakan layanan manufaktur untuk berbagai kebutuhan perangkat jaringan dan pusat data berbasis AI.

Seiring ekspansi ekosistem AI NVIDIA yang semakin agresif, permintaan terhadap layanan Fabrinet juga ikut meningkat tajam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Investopedia, Miniloop

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU