Selasa, 21 APRIL 2026 • 09:05 WIB

Spread Emas Itu Apa Sih? Ini Fungsi dan Cara Hitungnya

Author

apa itu Spread Emas? Ini penjelasan lengkapnya (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ngerasa pas jual emas kok harganya beda sama waktu beli? Tenang, kamu nggak sendirian, banyak yang juga baru ngeh soal ini.

Nah, biar nggak bingung lagi, penting banget tahu cara hitung spread emas dari awal agar kamu bisa lebih paham potensi untung ruginya dan nggak asal ambil keputusan berikut penjelasannya. 

Apa Itu Spread Emas?

Sederhananya, spread emas adalah selisih antara harga beli dan harga jual emas. 

Jadi, ketika kamu membeli emas lalu menjualnya kembali (buyback), harga yang kamu dapat biasanya tidak sama dengan harga beli sebelumnya. Selisih inilah yang disebut spread. 

Bisa dibilang, spread menjadi jarak yang menentukan apakah kamu sudah untung atau justru masih rugi saat menjual emas.

Spread juga merupakan margin keuntungan bagi toko atau lembaga keuangan yang memperjualbelikan emas. 

Oleh karena itu, besarannya bisa berbeda-beda tergantung jenis emas dan kondisi pasar.

Baca juga: Lagi Butuh Dana Tambahan? Simak 5 Tips Jual Emas Agar Lebih Menguntungkan

Umumnya, emas batangan memiliki spread yang lebih besar karena tingkat kemurniannya tinggi. 

Selain itu, kondisi pasar juga berpengaruh pada hal ini. 

Jadi semakin rendah likuiditas, biasanya spread akan semakin tinggi.

Lalu, kenapa spread ini ada? Salah satunya karena adanya biaya operasional, seperti proses pengecekan keaslian saat buyback, hingga perlindungan dari risiko fluktuasi harga emas. 

Jadi, spread bukan sekadar selisih biasa, tapi bagian dari mekanisme perdagangan emas itu sendiri.

Fungsi Spread Emas

Pada dasarnya, spread emas berfungsi sebagai biaya tidak langsung dalam transaksi jual beli emas. 

Biaya ini sudah tertanam dalam harga, jadi kamu tidak perlu membayar biaya tambahan secara terpisah.

Dengan adanya spread, investor bisa langsung melihat potensi keuntungan atau kerugian dari selisih harga beli dan jual. 

Baca juga: Dampak Konflik AS, Israel, dan Iran Terhadap Harga Emas, Apa Saja?

Ini membantu kamu membuat keputusan yang lebih bijak sebelum berinvestasi.

Di sisi lain, spread juga menjadi cara bagi toko atau lembaga keuangan untuk mendapatkan keuntungan sekaligus menutup biaya operasional mereka.

Menariknya, nilai spread ini biasanya masih dalam batas wajar. 

Nah, untuk emas batangan, umumnya tidak lebih dari 10%, sedangkan jenis emas lainnya sekitar 5%. 

Dengan begitu, harga tetap terkontrol dan tidak naik secara sembarangan.

Cara Menghitung Spread Emas

Kalau kamu ingin tahu berapa besar spread emas, sebenarnya cara menghitungnya cukup sederhana dan bisa dilakukan sendiri.

Kamu hanya perlu mengetahui selisih antara harga beli dan harga jual (buyback).

Rumusnya: Spread Emas = Harga Beli - Harga Jual (Buyback)

Contoh: Ani membeli emas dengan harga Rp1.000.000 per gram. Saat ingin menjualnya kembali, harga buyback yang ditawarkan adalah Rp950.000 per gram.

Maka perhitungannya: Rp1.000.000 - Rp950.000 = Rp50.000

Artinya, nilai spread emas tersebut adalah Rp50.000 per gram. Kalau dihitung dalam persentase, spread ini setara dengan 5% dari harga beli.

Dengan memahami cara hitung ini, kamu bisa lebih aware kapan waktu yang tepat untuk jual atau simpan emas. 

Jadi, nggak sekadar ikut tren, tapi juga tahu potensi untung ruginya sejak awal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Investopedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU