Senin, 19 JANUARI 2026 • 20:20 WIB

Market Cap Gak Pake Ribet! Ini Jenis dan Cara Hitungnya Biar Kamu Gak Salah Investasi

Author

jenis market cap lengkap dengan hitungnya (Freepik)

INDOZONE.ID - Market cap adalah nilai total suatu perusahaan yang dihitung dari harga saham dikalikan jumlah saham yang beredar. 

Kamu harus tau market cap, supaya kamu bisa menilai ukuran dan potensi pertumbuhan perusahaan sebelum berinvestasi.

Tidak hanya itu, memahami jenis-jenis market cap juga penting untuk membantu memilih saham yang sesuai dengan profil risiko kamu.

Nah bagi kamu yang ingin tahu jenis market cap sekaligus cara hitungnya, berikut penjelasan lengkapnya.

Jenis Market Cap

Secara umum, market cap dibagi menjadi tiga kategori utama:

Large Cap

Perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar, lebih dari $10 miliar (±Rp150 triliun). 

Baca juga: Gak Semua Saham Bisa! Ini Syarat Masuk MSCI dan Proses yang Perlun Dipelajari

Biasanya kondisi perusahaannya stabil, mapan, dan beroperasi di berbagai negara, contohnya Google, Apple, Microsoft, dan beberapa BUMN besar. 

Large cap fokus pada inovasi berkelanjutan, menjaga keunggulan kompetitif, serta mempertahankan posisi pasar global.

Mid Cap

Perusahaan dengan market cap antara $2–10 miliar (±Rp30–150 triliun). Mid cap masih dalam tahap berkembang, namun memiliki potensi pertumbuhan tinggi. 

Strategi umumnya meliputi penguatan branding, menjaga cash flow, dan diversifikasi produk untuk ekspansi jangka panjang.

Small Cap

Perusahaan dengan kapitalisasi pasar di bawah $2 miliar (±Rp30 triliun) dan cenderung memiliki risiko investasi lebih tinggi karena fluktuasi harga saham lebih besar. 

Namun, small cap menawarkan potensi pertumbuhan yang signifikan, contohnya startup teknologi yang fokus pada inovasi, ekspansi pasar, dan manajemen risiko ketat.

Cara Hitung Market Cap 

Perhitungan market cap dilakukan dengan rumus sederhana berikut:

Baca juga: 5 Cara Mudah Hitung Harga Wajar Saham Lengkap dengan Contohnya, Pemula Wajib Tahu!

Market Cap = Harga Saham Perusahaan × Jumlah Saham Beredar

Untuk lebih jelas, simak contoh berikut:

Misalnya, PT ACB memiliki 200 juta lembar saham dengan harga per lembar Rp2.500. Maka perhitungannya adalah:

Market Cap = Rp2.500 × 200.000.000 = Rp500.000.000.000

Dengan cara ini, kamu bisa dengan mudah mengetahui nilai pasar suatu perusahaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sahabat Pengadaian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU