INDOZONE.ID - Di tengah naiknya kebutuhan finansial yang makin beragam, banyak orang mulai mencari cara yang lebih mudah untuk mengakses pinjaman.
Salah satu yang cukup sering ditemui di masyarakat adalah sistem simpan pinjam yang dikelola secara kolektif.
Meski terdengar sederhana, konsep ini punya cara kerja yang cukup unik.
Lantas, sebenarnya bagaimana cara kerja simpan pinjam dan apa saja syarat untuk mengikutinya? Berikut penjelasannya:
Apa Itu Koperasi Simpan Pinjam?
Koperasi Simpan Pinjam atau KSP adalah lembaga keuangan berbasis anggota yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
Sistemnya menggunakan prinsip ekonomi kerakyatan, yaitu “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota”.
Artinya, dana yang dipinjamkan berasal dari kumpulan simpanan para anggota sendiri, bukan dari investor besar seperti bank atau perusahaan pinjaman online.
Oleh karena itu, tujuan utama koperasi bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi membantu kebutuhan finansial anggota dengan cara yang lebih ringan dan terjangkau.
Cara Kerja Koperasi Pinjam
Cara kerjanya sebenarnya cukup sederhana, yaitu setiap anggota akan menyetor simpanan secara rutin ke koperasi.
Baca juga: Simak Tips Agar Kredit atau Pinjaman Dana Disetujui Bank, Cocok untuk Modal Usaha
Lalu, dana yang terkumpul tersebut akan diputar kembali dalam bentuk pinjaman untuk anggota lain yang sedang membutuhkan bantuan finansial.
Jadi, anggota bukan hanya sebagai peminjam, tetapi juga ikut berkontribusi menjadi sumber dana koperasi.
Agar sistem ini berjalan lancar, anggota yang meminjam juga perlu membayar angsuran tepat waktu supaya dana bisa terus digunakan secara bergantian oleh anggota lainnya.
Agar lebih jelas, sumber dana dalam koperasi simpan pinjam sendiri berasal dari anggotanya yang meliputi beberapa hal, yaitu:
- Simpanan pokok, yaitu setoran awal yang dibayarkan saat pertama kali menjadi anggota.
- Simpanan wajib, adalah iuran rutin yang dibayar anggota setiap bulan.
- Simpanan sukarela, berupa tabungan tambahan dari anggota dengan jumlah dan waktu yang lebih fleksibel.
- Modal pinjaman, yaitu dana tambahan yang dipinjam koperasi dari lembaga keuangan lain untuk mendukung operasional.
- Dana cadangan, berasal dari sebagian keuntungan koperasi yang disimpan untuk kebutuhan tertentu.
- Hibah atau donasi, yakni bantuan dana sukarela dari pihak lain, baik individu maupun lembaga.
Kenapa Banyak Orang Memilih Koperasi Simpan Pinjam?
Ada beberapa alasan kenapa koperasi masih jadi pilihan banyak masyarakat, yaitu
Bunga Pinjaman Cenderung Lebih Rendah
Dibandingkan pinjaman online ilegal atau beberapa lembaga nonformal lainnya, bunga pinjaman koperasi biasanya lebih ringan dan transparan.
Proses Lebih Manusiawi
Baca juga: Akad Kredit: Tahap Penting saat Ajukan Pinjaman, Jangan Asal Tanda Tangan!
Karena berbasis kekeluargaan dan anggota, proses penagihan maupun komunikasi umumnya lebih fleksibel dan tidak intimidatif.
Bisa Menabung Sekaligus Meminjam
Anggota tidak hanya bisa mengajukan pinjaman, tetapi juga belajar mengelola keuangan lewat kebiasaan menabung rutin.
Ada Keuntungan SHU Setiap Tahun
Salah satu hal yang membedakan koperasi dengan lembaga keuangan lain adalah adanya SHU atau Sisa Hasil Usaha
Apa Itu SHU dalam Koperasi?
Sisa Hasil Usaha adalah keuntungan koperasi yang dibagikan kepada anggota setiap akhir tahun buku.
Besarnya SHU yang diterima biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti:
- Besar simpanan anggota
- Keaktifan transaksi di koperasi
- Lama menjadi anggota
- Pendapatan koperasi selama setahun
Jadi, semakin aktif seseorang menjadi anggota koperasi, peluang mendapatkan SHU juga bisa semakin besar.
Syarat Meminjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam
Meski lebih fleksibel dibanding bank, tetap ada beberapa syarat dasar untuk mengajukan pinjaman di koperasi, seperti:
- Sudah resmi menjadi anggota koperasi
- Membayar simpanan pokok dan wajib
- Memiliki identitas diri
- Mengisi formulir pengajuan pinjaman
- Beberapa koperasi juga meminta jaminan tertentu sesuai nominal pinjaman
Kemudian, karena sistemnya berbasis kepercayaan dan keanggotaan, proses pengajuan biasanya lebih mudah jika anggota aktif dan memiliki riwayat pembayaran yang baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ocbc.id