Ilustrasi Utang Produktif dan Konsumtif. (Freepik)
INDOZONE.ID - Utang memang sudah jadi bagian dari kehidupan banyak orang. Ada yang berutang untuk modal usaha, pendidikan, bahkan kebutuhan sehari-hari.
Secara umum, utang dibagi jadi dua jenis, yaitu utang produktif dan utang konsumtif. Perbedaan keduanya ada pada tujuan penggunaan dan efeknya pada kondisi finansial dalam jangka panjang.
Agar kamu tidak salah langkah, berikut penjelasan tentang perbedaan utang produktif dan konsumtif.
Baca juga: Hal yang Perlu Kamu Lakukan Kalau Ingin Menabung Meski Masih Punya Hutang
1. Apa Itu Utang Produktif?
Utang produktif adalah utang yang digunakan untuk sesuatu yang bisa membantu kondisi finansial jadi lebih baik ke depannya.
Contohnya seperti modal usaha, biaya pendidikan, atau membeli aset yang bisa menghasilkan uang lagi.
Jadi meski tetap memiliki cicilan, utang jenis ini masih ada peluang memberikan keuntungan di masa depan.
2. Apa Itu Utang Konsumtif?
Sementara itu, utang konsumtif biasanya digunakan untuk kebutuhan atau keinginan yang sifatnya hanya saat ini saja.
Contohnya seperti cicilan gadget, belanja impulsif pakai kartu kredit, atau pinjaman untuk gaya hidup.
Masalahnya, utang ini tetap harus dibayar meski barang yang dibeli nilainya terus turun dan tidak menghasilkan pemasukan.
Baca juga: 4 Cara Menabung Sambil Bayar Cicilan, Bisa Kok!
1. Tujuan Penggunaannya Berbeda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Heygotrade.com