Ilustrasi Magang. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Magang sekarang bukan hanya sekadar syarat kampus atau cari pengalaman tambahan. Bagi banyak anak muda, magang jadi langkah awal untuk kenal dunia kerja sekaligus mempercantik CV sebelum lulus kuliah.
Umumnya, perusahaan sekarang sudah memberikan uang saku atau gaji untuk peserta magang. Tapi jumlahnya tentu beda-beda, tergantung perusahaan dan bidang pekerjaannya.
Baca juga: Syarat Daftar Haji dan Estimasi Biayanya, Jangan Sampai Terlambat
Durasi magang di setiap perusahaan biasanya tidak sama. Ada yang hanya 1 bulan, ada juga yang berlangsung sampai 3–6 bulan. Bahkan, beberapa program magang tertentu bisa berjalan lebih lama.
Jika mengacu pada aturan pemerintah lewat Permenaker Nomor 6 Tahun 2020, masa magang maksimal adalah 1 tahun.
Secara umum, gaji atau uang saku anak magang di Indonesia ada di kisaran Rp1 juta hingga Rp3 juta per bulan.
Tapi nominalnya bisa berbeda tergantung beberapa hal, seperti:
Biasanya perusahaan besar atau startup tertentu menawarkan uang saku yang lebih tinggi dibanding perusahaan kecil.
Baca juga: Kisaran Gaji Barista Cafe untuk Part Time dan Full Time, Segini Nominalnya
Benefit Tambahan
Tidak hanya uang saku, beberapa perusahaan juga memberikan fasilitas tambahan untuk anak magang, seperti:
Makanya, sekarang magang bukan hanya soal cari pengalaman, tapi juga bisa jadi peluang membuka karier ke depannya.
Walaupun nominal gajinya berbeda-beda, pengalaman magang tetap penting untuk menambah skill dan memahami dunia kerja secara langsung. Apalagi untuk fresh graduate, pengalaman magang sering jadi nilai tambah yang dilirik recruiter saat proses melamar kerja nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Enesis.com