Rabu, 06 AGUSTUS 2025 • 13:10 WIB

Dewan Kuliner Indonesia dan PHM HOTELS Teken MoU Strategis untuk Dorong Aksi Nyata dalam Sektor Gastronomi

Author

Penandatanganan Mou kerjasama. (Handout)

INDOZONE.ID - Dalam langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan pariwisata, Dewan Kuliner Indonesia (DKI) dan PHM HOTELS resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama untuk memperkuat pengembangan sektor kuliner dan gastronomi Indonesia. 

Penandatanganan MoU berlangsung di Dwangsa9 – THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak serta pemangku kepentingan dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kuliner nasional.

Kemitraan strategis ini bertujuan menghadirkan program nyata yang dapat meningkatkan nilai ekonomi sektor kuliner Indonesia melalui integrasi dengan industri perhotelan. Ruang lingkup kerja sama meliputi kurasi menu lokal, promosi gastronomi Nusantara, residensi chef, hingga program edukatif dan budaya yang akan diimplementasikan di jaringan hotel PHM HOTELS yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“MoU ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi komitmen bersama untuk mengakselerasi peran kuliner Indonesia dalam perekonomian nasional dan panggung pariwisata global,” ujar Ketua Dewan Kuliner Indonesia.

Baca juga: SPPG Kendari Barat dan Wua-Wua Jalin MoU Bersama Sekolah, Dukung Gizi dan Pendidikan Anak Lewat Program MBG

Dari sisi industri perhotelan, PHM HOTELS menilai kolaborasi ini selaras dengan tren pariwisata berbasis pengalaman dan storytelling lokal yang tengah berkembang secara global.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menjadikan rasa sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada tamu hotel kami — baik wisatawan domestik maupun internasional,” kata Marcia Amandary, VP Brand & Development PHM HOTELS. “Kami percaya kekuatan kuliner lokal dapat meningkatkan daya saing destinasi dan menciptakan pengalaman menginap yang lebih autentik.”

Selain DKI dan PHM HOTELS, acara ini turut didukung oleh dua produk lokal: Boomboo, sambal khas yang mengangkat cita rasa Nusantara, dan Haveltea, teh lokal dari Jakarta dengan karakter rasa alami. Keterlibatan merek-merek ini memperkuat semangat kolaborasi lintas sektor dalam memajukan ekonomi kreatif berbasis kekayaan budaya Indonesia.

Langkah awal implementasi kerja sama ini akan diwujudkan dalam sejumlah pilot project yang dirancang untuk dapat direplikasi secara nasional. Inisiatif ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam gastrodiplomasi global, dengan mengedepankan kekayaan rasa dan cerita di balik setiap sajian lokal.

Baca juga: 5 Ide Bisnis Digital yang Menjanjikan untuk Pemula, Pahami Tipsnya Juga

Dewan Kuliner Indonesia adalah wadah kolaboratif lintas sektor yang terdiri dari pelaku industri kuliner, asosiasi, akademisi, komunitas, media, dan profesional. DKI berkomitmen dalam pelestarian, pengembangan, dan promosi kuliner Nusantara sebagai warisan budaya dan sumber pertumbuhan ekonomi nasional melalui program kuratorial, edukatif, dan kolaboratif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU