Kesalahan pakai influencer yang bikin produk bisnis gagal lakun (freepik)
INDOZONE.ID - Di era digital seperti sekarang, banyak bisnis mengandalkan influencer untuk memasarkan produknya.
Strategi ini memang bisa efektif menjangkau banyak orang dalam waktu singkat. Namun, kalau dilakukan tanpa startegi yang tepat, hasilnya justru bisa bikin produk sepi peminat bahkan merugi.
Nah, sebelum budget marketing terbuang sia-sia, penting untuk tahu beberapa kesalahan yang sering terjadi saat memakai influencer berikut ini.
Banyak brand tergoda bekerja sama dengan influencer yang sedang viral atau punya jutaan followers. Sekilas memang terlihat menjanjikan karena produk bisa dikenal lebih luas dalam waktu cepat.
Namun, strategi ini belum tentu efektif jika audiens influencer tersebut tidak sesuai dengan target pasarmu. Selain itu, biaya kerja sama dengan influencer besar biasanya tidak murah.
Kalau audiensnya tidak relevan, hasil penjualan bisa jauh dari ekspektasi dan tidak sebanding dengan modal yang keluar.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu dan memilih influencer yang niche audiensnya sesuai dengan produkmu.
Misalnya, untuk produk kecantikan, bekerja sama dengan beauty content creator tentu akan lebih tepat sasaran.
Sebelum mulai influencer marketing, kamu wajib tahu berapa budget yang siap dikeluarkan. Tentukan juga berapa persen dari total anggaran marketing yang ingin dialokasikan untuk strategi ini.
Kalau masih baru mencoba, sebaiknya jangan langsung mengeluarkan budget besar.
Baca juga: Persaingan di Era Digital kian Sengit! Ikuti Cara Ini agar Strategi Marketing Tepat Sasaran
Mulailah dengan test drive menggunakan influencer sesuai kemampuan budgetmu. Dari situ, kamu bisa melihat seberapa efektif hasilnya lalu melakukan evaluasi untuk kampanye berikutnya.
Mengandalkan satu strategi pemasaran saja bisa sangat berisiko. Ibaratnya kamu terlalu menaruh semua telur dalam satu keranjang, kalau gagal, semuanya ikut berantakan.
Influencer marketing memang efektif, tapi hasilnya akan lebih maksimal jika dikombinasikan dengan strategi lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Impact.com