Ilustrasi Cara Import Barang Dari China. (Foto: Freepik @user6702303)
INDOZONE.ID - Bisnis impor sekarang bukan lagi sesuatu yang ribet atau cuma bisa dilakukan perusahaan besar.
Bahkan pemula sekalipun bisa mulai import barang dari China tanpa harus pergi ke luar negeri. Semua prosesnya bisa dilakukan secara online, mulai dari cari supplier sampai barang dikirim ke Indonesia.
Banyak orang tertarik impor karena harga barang dari China relatif murah, pilihan produknya banyak, dan potensi untungnya juga lumayan besar.
Tapi di balik peluang itu, tetap ada proses yang harus dipahami dengan benar supaya tidak salah langkah.
Mulai dari memilih supplier, negosiasi harga, metode pengiriman, sampai urusan bea cukai, semuanya punya aturan dan strategi sendiri. Kalau asal beli tanpa perhitungan, bukan untung yang datang, malah bisa rugi besar.
Buat kamu yang penasaran atau ingin mulai bisnis impor, berikut panduan lengkap langkah-langkah dasar import barang dari China yang wajib dipahami pemula dilansir dari YouTube @Dany Setiawan selengkapnya!
Baca juga: Apa Itu Bundling dalam Bisnis? Strategi Paket Hemat yang Bikin Konsumen Auto Tertarik
Langkah pertama sebelum impor adalah menentukan produk apa yang ingin kamu beli atau jual kembali. Jangan asal pilih barang cuma karena murah atau lagi tren.
Pilih produk yang memang punya pasar jelas. Misalnya barang kebutuhan sehari-hari, aksesoris, perlengkapan rumah tangga, atau produk yang sedang banyak dicari.
Selain melihat tren, kamu juga perlu mempertimbangkan hal lain seperti ukuran barang, berat pengiriman, risiko kerusakan, dan regulasi impor. Ada beberapa produk yang punya aturan khusus atau bahkan dilarang masuk.
Semakin matang riset produk, semakin kecil risiko kerugian di awal bisnis impor.
Setelah menentukan produk, langkah berikutnya adalah mencari supplier. Salah satu platform paling populer untuk impor dari China adalah marketplace global yang menghubungkan pembeli dan produsen secara langsung.
Tapi ingat, tidak semua supplier bisa dipercaya. Karena itu, kamu harus benar-benar teliti sebelum memilih.
Perhatikan rating toko, jumlah transaksi, ulasan pembeli, serta status verifikasi supplier. Supplier yang profesional biasanya responsif saat diajak komunikasi dan memberikan informasi produk secara detail.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube