Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 19:00 WIB

KADIN Indonesia dan Komunitas Kreatif Bersatu Hadirkan “Gado Gado Indonesian Cultural Hub” di IdeaFest 2025

KADIN Indonesia dan Komunitas Kreatif Bersatu Hadirkan “Gado Gado Indonesian Cultural Hub” di IdeaFest 2025Kadin Indonesia di Ideafest 2025

INDOZONE.ID — Di tengah semangat kolaborasi dan keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa, KADIN Indonesia bersama sejumlah institusi budaya dan kreatif nasional meluncurkan Gado Gado Indonesian Cultural Hub, sebuah inisiatif yang merayakan kebinekaan dalam industri kreatif Indonesia.

Diluncurkan di IdeaFest 2025, wadah ini menjadi ruang hidup yang mempertemukan berbagai disiplin—mulai dari seni, desain, kuliner, mode, hingga inovasi—dalam satu ekosistem kreatif yang dinamis dan inklusif.

Inisiatif ini lahir dari visi bersama yang diwujudkan melalui Gado Gado Cultural Network, jaringan kolaboratif yang terdiri dari Brightspot Market, IdeaFest, Jakarta Fashion Week (JFW), ICAD (Indonesia Contemporary Art & Design), ADGI Design Week, Indonesia Dessert Week (IDW), CAKRA, dan Dewan Kuliner Indonesia (DKI). Melalui jejaring ini, Gado Gado berfungsi sebagai ruang kolaborasi strategis dan pertukaran ide lintas sektor, dengan tujuan memperkuat identitas budaya nasional sekaligus memperluas kolaborasi di tingkat global.

“Gado Gado Indonesian Cultural Hub mencerminkan kekuatan identitas Indonesia: kesatuan dalam keberagaman. Dari seni, mode, desain hingga kuliner, semua berpadu membentuk rasa nasional yang autentik sekaligus relevan secara global,” ujar Rahayu Saraswati, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Kebudayaan.

Terinspirasi dari filosofi gado-gado—hidangan khas Nusantara yang memadukan beragam bahan menjadi satu cita rasa harmonis—inisiatif ini menjadikan perbedaan sebagai kekuatan utama. Di sini, para seniman, desainer, kreator, pemikir, dan komunitas budaya saling bertemu, berkolaborasi, dan bereksperimen menciptakan karya yang mencerminkan semangat zaman.

Baca juga: Kadin Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Afrika Selatan di Sektor Strategis

“Gado Gado adalah tentang keterhubungan,” kata Anton Wirjono, pendiri Brightspot. “Seperti Brightspot yang mempertemukan kreator, brand, dan ide, inisiatif ini membangun denyut budaya urban kita. Kolaborasi bukan sekadar tren, melainkan fondasi dari ekonomi kreatif Indonesia yang tangguh secara lokal dan relevan secara global.”

Dari sisi mode, Svida Alisjahbana, pendiri Jakarta Fashion Week, menilai kolaborasi ini sebagai perpanjangan dari semangat kreatif JFW. “Fashion adalah cara bercerita, dan Gado Gado memberikan ruang lebih luas bagi kisah itu. Keberagaman yang kami rayakan di panggung busana kini hadir dalam bentuk kolaborasi lintas disiplin yang memperkuat soft power budaya Indonesia,” ujarnya.

Sementara Gupta Sitorus, Presidium Dewan Kuliner Indonesia, melihatnya dari sudut kuliner. “Budaya kuliner adalah bentuk penceritaan paling kuat yang kita miliki. Melalui Gado Gado, kita tidak hanya merayakan rasa, tapi juga identitas. Ini tentang mempersatukan cita rasa, daerah, dan generasi untuk menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan terbesar bangsa,” ungkapnya.

Dalam peluncurannya di IdeaFest 2025, Gado Gado Indonesian Cultural Hub tampil sebagai panggung yang merayakan kreativitas Indonesia dalam berbagai bentuk: pameran kurasi, dialog lintas sektor, pertunjukan kuliner, dan instalasi kolaboratif. Semua dirancang untuk menghadirkan semangat gotong royong yang menjadi inti budaya Indonesia.

Baca juga: Bupati Banyuwangi Ajak Kadin Fokus Cetak Generasi Mandiri Lewat Wirausaha

Lebih dari sekadar ruang pamer, Gado Gado Indonesian Cultural Hub hadir sebagai gerakan budaya berkelanjutan yang ingin menumbuhkan ekosistem kreatif yang inklusif, memperkuat ekspresi budaya Indonesia di tingkat nasional dan global, serta menegaskan budaya sebagai kekuatan soft power yang membentuk citra bangsa di dunia.

Sejumlah mitra kreatif turut berperan dalam mewujudkan paviliun Gado Gado di IdeaFest 2025, antara lain Art Moments, Museum of Toys (MoT), JICAF, Cita Tenun Indonesia, Indospace, Purana, Fio, Manawa Living, Afterhours, Compass, Ikioue, Bora Soda, Chaco, PFN, Binbo, dan Sun Eater. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana semangat gotong royong menyatukan pelaku industri besar dan independen dalam satu narasi budaya.

Sebagaimana diungkapkan Diana Nazir, pendiri ICAD, “Seni dan desain adalah cermin hidup dari budaya. Melalui Gado Gado Indonesian Cultural Hub, kami ingin menunjukkan bahwa identitas Indonesia bukan sesuatu yang statis, melainkan terus berkembang melalui dialog, kreativitas, dan imajinasi.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

KADIN Indonesia dan Komunitas Kreatif Bersatu Hadirkan “Gado Gado Indonesian Cultural Hub” di IdeaFest 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!