Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 17:43 WIB

Indonesia Economic Outlook 2026: Presiden Prabowo Sebut Konsumsi Naik hingga Kemiskinan Menurun

Author

Presiden Prabowo dalam sabutannya di acara Indonesia Economic Outlook 2026 (ANTARAFOTO/Fauzan/app/nz)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran Anggota Kabinet Merah Putih menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara pada Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sinyal positif terhadap kondisi ekonomi nasional. 

Ia mengungkapkan bahwa laporan terbaru dari sejumlah kepala daerah menunjukkan adanya dampak nyata dari kebijakan pemerintah, terutama pada peningkatan konsumsi rumah tangga.

"Beberapa minggu ini saya mendapat laporan dari beberapa daerah, beberapa gubernur, bupati, bahwa sekarang mereka baru melihat hasil dan dampak real dari kebijakan kita. Mereka mengatakan bahwa konsumsi rumah tangga di bulan Januari ini meningkat," ujar Presiden Prabowo seperti yang dilihat dalam siaran langsung di kanal YouTube Perekonomian RI, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Prabowo Minta Pengusaha Apindo Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Hal ini merupakan sebuah indikator penting yang kerap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain konsumsi, lanjut Prabowo, kepala daerah turut melaporkan tren penurunan angka kemiskinan serta berkurangnya tingkat pengangguran terbuka di wilayah. 

Jumlah masyarakat yang bekerja disebut terus meningkat, sementara sejumlah rasio sosial-ekonomi lainnya menunjukkan kecenderungan membaik.

"Kepala-kepala daerah juga melaporkan bahwa mereka melihat di daerah-daerah angka kemiskinan menurun. Mereka sudah merasakan pengangguran terbuka menurun. Mereka juga melihat tren jumlah orang bekerja meningkat. Mereka juga menghitung rasio dini dalam tren menurun," jelas Prabowo.

Dengan berbagai indikator tersebut, Prabowo menyatalan keyakinannya bahwa perekonomian Indonesia berada pada jalur yang positif. 

Bukan cuma itu, Prabowo juga menyoroti peran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi turut menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kecamatan.

"Mereka juga mengatakan bahwa MBG (Makan Bergizi Gratis) telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, kecamatan, di lapisan yang paling bawah ekonomi kita," tambahnya.

Peningkatan konsumsi di lapisan ekonomi paling bawah ini, kata Prabowo, menjadi fondasi kebangkitan ekonomi Indonesia yang lebih dinamis dan merata.

"Dari lapisan paling bawah inilah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis. Saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik," tandas Prabowo.

Baca juga: Presiden Prabowo Dorong Garuda Indonesia Tumbuh Lebih Besar dan Mendunia

Dengan berbagai indikator tersebut, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa perekonomian Indonesia berada pada jalur yang positif.

Ia menilai penguatan dari sektor akar rumput akan menjadi kunci bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif sepanjang tahun 2026.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir mendampingi Presiden, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Hadir pula, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, acara juga dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran Anggota Kabinet Merah Putih menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026. (ANTARAFOTO/Fauzan/app/nz)

Baca juga: Prabowo Minta Pengelolaan Minerba Dioptimalkan untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Apa Itu Indonesia Economic Outlook?

Forum Indonesia Economic Outlook 2026 merupakan wadah untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi pemerintah sekaligus meyakinkan investor mengenai ketahanan ekonomi Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan memaparkan berbagai indikator ekonomi, khususnya potensi peningkatan penerimaan negara, serta rencana pengelolaan ekonomi melalui Badan Pengelola Investasi BPI Danantara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/PerekonomianRI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU