Ilustrasi Suku Bunga The Fed. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Suku bunga The Fed sering jadi sorotan pelaku pasar global karena keputusannya bisa mengguncang ekonomi dunia.
Bagi investor, memahami dampak suku bunga The Fed penting agar bisa membaca arah pasar dan mengambil keputusan lebih bijak. Lalu, sebenarnya apa itu suku bunga The Fed dan apa dampaknya bagi investor?
Baca juga: Langkah Awal Memahami Trading Forex Secara Aman dan Terstruktur
Suku bunga The Fed merujuk pada Fed Funds Rate, yaitu target suku bunga acuan yang ditetapkan oleh bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve.
Fed Funds Rate merupakan bunga yang dikenakan antarbank di AS ketika satu bank meminjamkan cadangan dananya kepada bank lain untuk jangka sangat pendek, biasanya overnight.
Karena menjadi acuan utama, suku bunga ini dipakai The Fed sebagai instrumen kebijakan moneter untuk mengatur kondisi ekonomi. Melalui perubahan suku bunga, The Fed berupaya menjaga inflasi tetap terkendali, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga lapangan kerja.
Baca juga: CDIA Bergerak di Bidang Apa? Investor Wajib Tahu
Bagi investor, perubahan suku bunga The Fed bisa menjadi faktor besar yang memengaruhi arah pasar.
1. Membentuk Sentimen Pasar
Ketika The Fed menurunkan suku bunga, pasar biasanya melihat ini sebagai sinyal ekonomi akan didorong tumbuh. Akibatnya, investor cenderung masuk ke aset berisiko seperti saham.
Sebaliknya, jika suku bunga naik, pasar bisa menilai The Fed sedang mengetatkan likuiditas. Hal ini sering dianggap sentimen negatif untuk saham.
2. Mengubah Selera Risiko Investor
Saat bunga rendah, investor lebih tertarik mencari imbal hasil lebih tinggi lewat saham, properti, atau aset berisiko lain.
Namun ketika bunga naik, dana sering berpindah ke deposito, obligasi, atau instrumen yang lebih aman karena hasilnya makin menarik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pluang.com