ilustrasi mengatur keuangan untuk menabung meski punya utang. (freepik)
INDOZONE.ID - Baru tanggal muda, tapi saldo rekening sudah bikin dada sesak?
Fenomena ini ternyata dialami banyak orang. Gaji baru masuk sebentar, lalu mendadak lenyap untuk cicilan, kebutuhan harian, tagihan, sampai pengeluaran impulsif yang sering tidak terasa.
Parahnya lagi, tabungan belum terkumpul, sementara hutang masih berjalan tiap bulan.
Situasi seperti ini bikin banyak orang bingung: lebih penting bayar hutang sampai lunas dulu atau mulai menyisihkan uang untuk tabungan?
Baca juga: TFSA, Salah Satu Opsi Terbaik Menyimpan Uang agar Makin Cuan Setelah Hutangmu Lunas
Sekilas memang terasa mustahil melakukan keduanya sekaligus. Tapi kalau strategi keuangan yang dipakai tepat, kamu tetap bisa keluar dari tekanan finansial tanpa harus hidup super sengsara setiap akhir bulan.
Bukan cuma karena penghasilan kecil. Faktanya, banyak orang dengan gaji lumayan tetap kesulitan mengatur uang karena tidak punya prioritas finansial yang jelas.
Ada yang terlalu fokus melunasi semua hutang sampai lupa menyiapkan tabungan. Ada juga yang nekat hidup konsumtif demi terlihat “baik-baik saja”, padahal cicilan sudah menumpuk dimana-mana.
Kondisi ini makin terasa sejak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Banyak orang mendadak kehilangan pemasukan, terkena PHK, atau bisnisnya sepi total. Saat itulah baru terasa betapa pentingnya punya dana cadangan.
Sayangnya, tidak semua orang siap menghadapi kondisi darurat karena sebelumnya merasa tabungan bukan kebutuhan penting.
Satu hal yang sering disalahpahami: semua hutang dianggap harus langsung dilunasi secepat mungkin. Padahal, ada jenis hutang yang lebih “bahaya” dibanding lainnya.
Hutang dengan bunga tinggi seperti kartu kredit, pinjaman online, atau paylater biasanya perlu jadi prioritas utama karena bunganya bisa terus membengkak tiap bulan.
Kalau dibiarkan terlalu lama, nominalnya bisa jauh lebih besar dari hutang awal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Consolidatedcreditcanada.ca