Jumat, 26 JUNI 2026 • 15:20 WIB

Jumlah Investor Saham Terus Naik, Keamanan Akun Digital Makin Jadi Perhatian

Author

Ilustrasi Investasi (Ilustrasi Copilot)

INDOZONE.ID - Di tengah meningkatnya jumlah investor dan minat masyarakat terhadap investasi saham, keamanan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan sebelum memilih platform atau aplikasi investasi saham

Pasalnya, serangan siber dan ancaman di dunia digital tidak mengenal istirahat serta dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. 

Menyikapi hal ini, salah satu aplikasi investasi terdepan di Indonesia, menghadirkan fitur keamanan berlapis yang membuat masyarakat dapat berinvestasi dengan tenang.

Seiring meningkatnya aktivitas investasi digital, berbagai platform perdagangan saham terus memperkuat sistem keamanan untuk melindungi akun penggunanya. 

Baca juga: Rekomendasi Investasi Tanpa Resiko dan Bebas Khawatir, Apa Saja?

Salah satu pendekatan yang banyak diterapkan adalah autentikasi berlapis, seperti verifikasi biometrik melalui pengenalan wajah, pengenalan perangkat tepercaya, hingga fitur yang memungkinkan pengguna membekukan akun sementara jika ditemukan aktivitas mencurigakan. 

Selain itu, sejumlah aplikasi juga telah menyediakan notifikasi saat terdeteksi upaya masuk dari perangkat atau lokasi yang tidak dikenali sehingga pengguna dapat segera mengambil langkah pengamanan.

Dengan fitur Trusted Device, sistem tersebut secara otomatis menolak setiap percobaan login dari perangkat yang tidak dikenal. 

Selain itu, sistem Multiple Verification memastikan setiap aktivitas penting dalam akun melalui proses verifikasi tambahan sehingga meminimalkan risiko penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Sementara itu, Freeze Account adalah fitur yang memungkinkan investor untuk mengunci atau membekukan akun secara sementara apabila terdeteksi atau dicurigai adanya aktivitas yang tidak wajar. 

Jumlah investor saham terus naik, keamanan akun digital jadi perhatian. (Istimewa)

"Sistem 3 Factor Authentication dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap akses akun pengguna melalui tiga lapisan verifikasi yang ketat. Selain itu, Stockbit juga memiliki tim Cybersecurity yang standby 24/7,” kata Head of PR & Corporate Communication Stockbit, William, di Jakarta.

Menurutnya, selain mengedepankan keamanan dalam mengakses akun investasi, aplikasi tersebut juga terus berinovasi dengan menghadirkan tools analisis dan data yang real-time di Indonesia. 

Hal ini memungkinkan investor untuk memantau pergerakan pasar secara cepat dan mengambil keputusan berbasis data yang akurat.

Teknologi AI kini semakin banyak diterapkan pada platform investasi untuk membantu menyederhanakan informasi emiten. 

Melalui rangkuman otomatis terhadap dokumen keterbukaan informasi, investor dapat memahami poin-poin penting dengan lebih cepat sehingga proses analisis menjadi lebih efisien.

Baca juga: 3 Tanda Kalau Gen Z Udah Waktunya Punya Deposito

“Para investor berinvestasi dengan cerdas dengan tidak hanya fokus pada kemudahan penggunaan aplikasi, tetapi juga memastikan adanya sistem keamanan yang kuat dan terpercaya,” ujar William.

Per akhir bulan Mei 2026, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan jumlah investor saham di pasar modal telah menyentuh angka 9,73 juta investor dengan hampir 80% di antaranya didominasi oleh investor muda yang berusia di bawah 40 tahun. 

Angka ini naik cukup signifikan dibandingkan akhir tahun 2023 dengan 5,2 juta investor dan akhir tahun 2024 dengan 6,3 juta investor.

"Stockbit berkomitmen untuk menjadi aplikasi investasi saham yang mengedepankan keamanan, dapat diandalkan serta kredibel lewat fitur-fitur inovatif dan waktu eksekusi yang cepat,” pungkas William.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU