Kamis, 11 JUNI 2026 • 20:20 WIB

Profil Dimas Hajar Ali, Pengusaha Muda Bahan Bangunan yang Aktif Jadi Kreator Konten Gaming

Author

Dimas Hajar Ali jadi salah satu anak muda yang berhasil berbisnis dengan menjual bahan-bahan bangunan.

INDOZONE.ID - Di tengah berkembangnya peluang usaha dan ekonomi digital, semakin banyak anak muda yang mencoba menyeimbangkan dunia bisnis dengan aktivitas kreatif di media sosial. Salah satunya adalah Dimas Hajar Ali, pemuda asal Lawe-Lawe yang sejak usia muda sudah terjun ke dunia usaha sekaligus aktif sebagai kreator konten gaming.

Pria yang lahir pada 15 Juni 2004 itu dikenal dengan nama Ibazz atau Bebooo di kalangan komunitas gim. Di usia 22 tahun, Dimas tidak hanya mengelola usaha penjualan bahan bangunan, tetapi juga rutin membuat konten seputar dunia gaming melalui berbagai platform digital.

Memulai Bisnis saat Masa Pandemi

Perjalanan Dimas di dunia usaha dimulai saat pandemi COVID-19. Ketika aktivitas belajar banyak dilakukan dari rumah, ia mulai membantu usaha keluarga yang bergerak di bidang penjualan bahan bangunan.

Dari pengalaman tersebut, Dimas mempelajari berbagai aspek bisnis, mulai dari melayani pelanggan hingga memahami kebutuhan pasar. Pengalaman itu kemudian menjadi bekal untuk mengembangkan usahanya sendiri setelah menyelesaikan pendidikan di Madrasah Aliyah.

"Awalnya saat masih sekolah dan masa COVID-19 tidak banyak kegiatan. Saya mulai membantu bapak berjualan bahan bangunan. Lama-kelamaan jadi terbiasa dan terus belajar sampai akhirnya berani membuka cabang sendiri setelah lulus sekolah," ujar Dimas.

Baca juga: Tips Sukses Membuka Usaha Kue, Pemula Wajib Tahu!

Keputusan untuk terjun ke dunia usaha juga dipengaruhi oleh sosok kakeknya yang sebelumnya berprofesi sebagai pedagang. Baginya, bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga kesempatan untuk membangun relasi dan berinteraksi dengan banyak orang.

Tantangan Bisnis di Tengah Kondisi Ekonomi

Seperti pelaku usaha lainnya, Dimas juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan bisnis bahan bangunan. Salah satu yang paling terasa adalah fluktuasi nilai tukar dolar AS yang berdampak pada harga sejumlah material konstruksi.

Selain itu, penurunan daya beli masyarakat turut memengaruhi pergerakan pasar. Meski demikian, ia melihat peluang yang cukup besar di wilayah Penajam Paser Utara seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurutnya, kebutuhan infrastruktur dan pembangunan perumahan yang terus meningkat dapat memberikan peluang pertumbuhan bagi sektor bahan bangunan dalam beberapa tahun ke depan.

Ke depan, Dimas menargetkan untuk mempertahankan cabang usaha yang telah berjalan sekaligus memperluas bisnis ke lokasi lainnya. Ia meyakini konsistensi dan kemauan untuk terus belajar menjadi faktor penting bagi generasi muda yang ingin berkembang di dunia usaha.

Aktif Membuat Konten Gaming

Selain mengelola bisnis, Dimas juga dikenal aktif sebagai kreator konten gaming. Melalui akun Instagram @ibazzzx, TikTok @xbebooo, dan kanal YouTube BeboooYT, ia membagikan berbagai konten permainan populer.

Beberapa gim yang sering muncul dalam kontennya antara lain PUBG Mobile, Mobile Legends, GTA Roleplay, hingga Delta Force. Ia juga sesekali melakukan siaran langsung untuk berinteraksi dengan para pengikutnya.

Baca juga: Tak Cukup Punya Ide, Pelaku Bisnis Perlu Eksekusi Cepat dan Strategi Tepat

Aktivitas tersebut berawal dari hobinya bermain gim yang kemudian berkembang menjadi sarana untuk membangun komunitas dan memperluas jaringan pertemanan.

Hobi Sepak Bola dan Turnamen Komunitas

Di luar dunia bisnis dan konten digital, Dimas juga memiliki ketertarikan pada olahraga sepak bola. Ia pernah meraih gelar juara dalam turnamen sepak bola tingkat lingkungan tempat tinggalnya.

Sementara di dunia gaming, Dimas beberapa kali mengikuti kompetisi komunitas dan berhasil meraih kemenangan dalam sejumlah turnamen skala kecil.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari aktivitas yang mendukung kesehariannya, baik sebagai pelaku usaha maupun kreator konten.

Menyeimbangkan Bisnis dan Dunia Digital

Bagi Dimas, dunia usaha dan dunia digital memiliki peran yang saling melengkapi. Melalui bisnis, ia belajar mengenai tanggung jawab, pengelolaan keuangan, dan cara membaca peluang pasar.

Di sisi lain, aktivitas sebagai kreator konten memberinya ruang untuk menyalurkan hobi sekaligus berinteraksi dengan komunitas yang lebih luas.

Perjalanan Dimas Hajar Ali menunjukkan bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, baik melalui kewirausahaan maupun platform digital, untuk terus berkembang dan membangun masa depan sesuai minat serta potensi yang dimiliki.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@ibazzzx

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU