INDOZONE.ID - Pernah kepikiran kenapa UMR di setiap daerah bisa beda-beda? Ada kota yang UMR-nya tinggi, tapi ada juga yang masih rendah.
Nah, ternyata ada banyak faktor yang memengaruhi besaran UMR setiap daerah tidak sama. Yuk, simak penjelasannya.
Upah Minimum Regional (UMR) adalah standar gaji minimum yang harus diberikan perusahaan ke karyawan di suatu daerah.
Baca juga: Gaji UMR Mau Punya Rumah? Ini 7 Tips Menabung yang Bisa Dicoba
Tujuannya, agar pekerja tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena kondisi setiap daerah berbeda, otomatis nominal UMR juga ikut berbeda.
Faktor yang Membuat UMR Tiap Daerah Berbeda
1. Biaya Hidup Setiap Kota Berbeda
Kota dengan biaya hidup mahal biasanya memiliki UMR lebih tinggi. Contohnya, harga kos, makan, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari di kota besar jelas lebih mahal dibanding daerah lain.
2. Kondisi Ekonomi Daerah
Daerah yang industrinya ramai dan ekonominya lebih maju, biasanya memiliki kemampuan memberi upah lebih besar.
Sementara, daerah yang ekonominya masih berkembang umumnya memiliki UMR yang lebih rendah.
Baca juga: 4 Cara Atur Gaji UMR: Salah Satunya Maksimalkan Uang Sekecil Apapun
3. Kebijakan Pemerintah
Setiap tahun pemerintah menentukan kenaikan upah minimum. Penentuannya biasanya melihat inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi dunia kerja di daerah tersebut.
4. Kemampuan Perusahaan
Tidak semua perusahaan memiliki kondisi keuangan yang sama. Ada perusahaan besar yang mampu memberikan gaji lebih tinggi, tapi ada juga yang masih menyesuaikan kemampuan bisnis mereka.
5. Pengaruh Serikat Pekerja
Serikat pekerja juga ikut berperan dalam pembahasan soal upah. Biasanya, mereka menyampaikan aspirasi soal kenaikan gaji dan kesejahteraan karyawan.
Baca juga: Gaji UMR Cukup Buat Kebutuhan Bulanan? Begini Cara Mengaturnya dengan Tepat
6. Rata-rata Gaji di Pasar Kerja
Jika banyak perusahaan mulai kasih gaji lebih tinggi, perusahaan lain biasanya ikut menyesuaikan agar karyawannya tidak berpindah kerja ke tempat lain.
Faktor dari Dalam Perusahaan
Selain faktor daerah, besaran gaji juga bisa dipengaruhi kondisi di tempat kerja masing-masing.
1. Jabatan dan Tanggung Jawab
Semakin tinggi posisi dan tanggung jawab seseorang, biasanya gajinya juga makin besar.
2. Masa Kerja
Karyawan yang sudah lama bekerja biasanya mendapat gaji lebih tinggi dibanding pegawai baru karena dianggap memiliki pengalaman dan loyalitas lebih besar.
Baca juga: Gaji UMR Tapi Bisa Nabung Jutaan? Ini Cara Mengatur Uang yang Jarang Orang Tahu
3. Produktivitas Kerja
Performa kerja juga sering jadi pertimbangan. Karyawan yang kerjanya bagus dan produktif biasanya lebih dihargai perusahaan.
Jadi, alasan UMR tiap daerah berbeda bisa karena banyak hal, mulai dari biaya hidup, kondisi ekonomi, hingga kemampuan perusahaan di daerah tersebut. Oleh karena itu, sangat wajar jika nominalnya tidak sama di setiap kota atau provinsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Myrobin.id