Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 AGUSTUS 2025 • 11:00 WIB

BRI Percepat Akses Rumah Layak bagi Masyarakat, Tambah 25.000 Kuota KPR FLPP di Tahun 2025

BRI Percepat Akses Rumah Layak bagi Masyarakat, Tambah 25.000 Kuota KPR FLPP di Tahun 2025BRI Perluas Akses Pembiayaan Rumah Subsidi. (sumber: bri.co.id)

INDOZONE.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas kepemilikan rumah bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Melalui kolaborasi bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta BP Tapera, BRI mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan tambahan kuota Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sebanyak 25.000 unit pada 2025.

Jumlah ini meningkat sebesar 7.300 unit dari kuota sebelumnya yang hanya 17.700 unit. Tambahan ini merupakan bentuk dukungan nyata BRI terhadap Program 3 Juta Rumah.

Baca juga: Pemkot Kendari Pacu Perizinan Developer, Siap Sukseskan Program 3 Juta Rumah Prabowo

Program ini bertujuan menyediakan hunian layak bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Penandatanganan MoU penyaluran kuota ini sekaligus menjadi bagian dari kegiatan Akad Massal 1.000 Nasabah KPR Subsidi yang dilakukan serentak pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Acara tersebut dipusatkan di Menara BRILiaN, Jakarta, dan turut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.

Sebanyak 1.000 MBR dari berbagai wilayah mengikuti akad di 75 kantor cabang BRI secara bersamaan, didampingi notaris dan pengembang properti subsidi.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan, “Kami terus berupaya mengekspansi program ini agar penyalurannya dapat terserap maksimal sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki hunian.”

Data terbaru menunjukkan BRI menjadi penyalur KPR subsidi terbesar di Indonesia. Hingga Juni 2025, lebih dari 101.000 penerima manfaat telah mendapatkan KPR FLPP dengan total pembiayaan mencapai Rp13,79 triliun.

Baca juga: Investasi Emas Semakin Mudah, Pegadaian Bebaskan Konsumen Akhir dari Pajak PPh 22

Sekitar 97% dari nilai itu berasal dari dana FLPP. Menariknya, kualitas kredit tetap terjaga dengan Non-Performing Loan(NPL) hanya 1,1%.

“Artinya kita menyalurkan dengan tata kelola yang baik,” ujar Hery Gunardi.

Di sisi lain, Maruarar Sirait menyoroti dampak sektor perumahan terhadap perekonomian. “Tapi memang di soal perumahan akan menggerakkan banyak sekali industri,” ucapnya sambil menyebutkan bahwa peran BRI sangat krusial untuk mempercepat realisasi hunian rakyat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bri.co.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BRI Percepat Akses Rumah Layak bagi Masyarakat, Tambah 25.000 Kuota KPR FLPP di Tahun 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!