INDOZONE.ID - Sosok Timothy Ronald sering mencuri perhatian karena kekayaannya yang melimpah. Dirinya adalah sosok investor muda yang berpengaruh di kalangan gen z.
Pada satu kesempatan, Timothy Ronald bicara soal financial freedom yang sedang hits di kalangan gen z. Sekalipun kamu berinvestasi, menurut Timothy Ronald, seseorang boleh saja menerapkan kebebasan finansial.
Dikutip dari laman YouTube pribadinya, Timothy Ronald membeberkan betapa pentingnya menjalankan financial freedom berdasarkan pengalamannya. Ada lima level finansial yang bisa dimulai dari nol, hingga membangun aset berskala triliunan rupiah sebagai berikut pemaparannya.
Baca juga: Lebih Mahal dari Tiket ke Luar Negeri, Ini Alasan Harga Pesawat Domestik Tinggi
Survival
Pada tahap ini, Timothy percaya bahwa individu yang hidup dari gaji ke gaji, terjebak cicilan dan tidak memiliki tabungan. Tak selalu berjalan mulus, tekanan mental tinggi, dan kejadian tak terduga dapat langsung menjatuhkan kondisi finansial.
“Untuk keluar dari level ini, diperlukan tiga langkah utama, yaitu disiplin dalam membuat dan menjalankan anggaran, melunasi utang dari nominal terkecil ke terbesar, dan membangun dana darurat sebagai fondasi keuangan,” ungkap dia.
Financial Stability
Timothy bilang kalau setiap orang harus melakukan financial stability, agar mampu memenuhi kebutuhan tanpa stres harian, dan memiliki dana darurat likuid hingga 12 bulan pengeluaran.
Namun level ini disebut sebagai zona tipuan, karena masih sangat rentan terhadap kejadian besar yang dapat mengembalikan seseorang ke level sebelumnya.
Financial Independence
Pada level ini, dicontohkan bahwa seseorang memiliki aset sekitar Rp15 miliar, yang memungkinkan hidup dari hasil investasi tanpa perlu bekerja. Untuk mencapai level ini masih cukup sulit, terbukti hanya 0,06% orang Indonesia yang berhasil mencapai level ini.
“Kuncinya ubah mindset dari menabung menjadi compound investing, fokus pada aset berimbal hasil tinggi, di atas 15% CAGR, serta menerapkan savings rate agresif,” tambahnya.
Baca juga: Amer Sport Soroti Putusan Pengadilan Niaga soal Kasus Sengketa Merek Arc’teryx
Financial Freedom
Kebebasan finansial bukan hanya bicara soal aset senilai Rp150 miliar, tapi dikaitkan dengan kebebasan waktu dan tempat. Kebebasan yang tidak lagi mewajibkan seseorang untuk bekerja pada waktu tertentu, tidak bisa dipanggil oleh siapapun, dan memiliki gaya hidup setara dengan kalangan ultra-kaya.
Financial Purpose
Baca juga: Menkeu Klaim Presiden Prabowo Setuju TKD Aceh 2026 Takkan Dipotong
Tahapan tertinggi ini, menurut Timothy, membuat seseorang dapat menggunakan kekayaannya untuk tujuan yang lebih besar dan berdampak luas bagi masyarakat.
Maka tak heran jika gen z sering menjadi seorang influencer yang peduli di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, atau kemanusiaan.
Pada level ini, kekayaan yang bersifat materialistik diubah menjadi alat untuk melayani orang lain dan menciptakan perubahan. Mayoritas orang mungkin tidak akan mencapai level tertinggi.
Tapi menariknya, Timothy sangat yakin jika seseorang mengikuti prosesnya secara konsisten, sangat mungkin bagi seseorang untuk naik dari satu level ke level lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/Timothy Ronald