Minggu, 22 MARET 2026 • 17:20 WIB

Program MBG hingga Satu Juta Rumah Jadi Andalan, Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Author

Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

INDOZONE.ID - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen, melalui berbagai program strategis yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja.

Salah satu program utama yang diandalkan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah RI, program ini dinilai memiliki dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. 

Dengan target sekitar 30 ribu dapur dan kebutuhan 50 pekerja di setiap dapur, program tersebut berpotensi menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja. 

“Itu sudah 1,5 juta,” ujar Prabowo.

Tak hanya itu, operasional dapur MBG juga melibatkan rantai pasok bahan pangan dari berbagai vendor, yang diperkirakan mampu menyerap tambahan hingga 1,5 juta tenaga kerja lainnya.

Baca juga: Mendagri Dorong Penguatan UMKM dan Produk Halal untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Selain MBG, pemerintah juga mendorong penciptaan lapangan kerja melalui sejumlah inisiatif lain, seperti Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta program pembangunan satu juta rumah.

Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan rencana pembentukan 80 ribu koperasi. Dengan estimasi 18 pekerja di setiap koperasi, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.

Di sektor kelautan, program Kampung Nelayan Merah Putih difokuskan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada 2026. 

Baca juga: THR ASN dan BHR Ojol Cair, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Tembus 5,6 Persen

“Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen,” kata Prabowo.

Sementara itu, pembangunan satu juta rumah disebut sebagai salah satu kontributor terbesar dalam penciptaan lapangan kerja. 

Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima tenaga kerja, sehingga program ini berpotensi menyerap hingga lima juta pekerja, belum termasuk dampak lanjutan dari sektor pendukung seperti bahan bangunan dan utilitas.

Dengan berbagai program tersebut, Prabowo optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai, bahkan melampaui angka yang ditetapkan. 

“Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari 8 persen,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU