INDOZONE.ID - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memaparkan fungsi yang dilakukan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dalam membentengi atau melakukan penguatan pertahanan negara.
Hal tersebut dilakukan Sjafrie saat jumpa pers setelah menjalanj rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
"Tadi memberi penjelasan bahwa pertahanan negara adalah mutlak untuk menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia dan menjaga stabilitas nasional untuk mendukung pembangunan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah," kata Sjafrie dikutip Selasa (25/11/2025).
Baca juga: TNI dan PT Agrinas Hidupkan Ekonomi Lewat Koperasi Merah Putih Sripendowo
Menurut Sjafrie pembangunan BTP di berbagai daerah memiliki banyak pengaruh yang baik untuk negara.
Selain memastikan masyarakat dalam keadaan aman, BTP juga dapat dilibatkan untuk menjaga wilayah terpencil di seluruh Indonesia dari serangan asing.
BTP, menurut Sjafrie, juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kerja sama pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
"Khususnya dalam rangka menunjang tugas-tugas pemerintah daerah yang ada di tingkat kabupaten dan provinsi," jelas Sjafrie.
Sjafrie juga menjelaskan bahwa BTP dapat digunakan untuk menjaga fasilitas atau industri strategis milik negara, seperti kilang minyak Pertamina.
Dengan hadirnya TNI, diharapkan Pertamina dan industri strategis lain milik negara dapat beroperasi dengan aman sehingga mampu memberikan hasil maksimal untuk negara.
"Tugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan ada di dalam revisi Undang-Undang TNI yang 14 pasal itu," tegas Sjafrie.
Saat ini, TNI telah memiliki 150 BTP yang tersebar di seluruh Indonesia, dan berencana menambah 150 BTP setiap tahunnya.
Baca juga: Indonesia dan Kanada Teken Perjanjian ICA-CEPA, Buka Akses Pasar dan Kerja Sama Pertahanan
"Ini tentunya tidak dimaksudkan untuk kebutuhan ambisi teritorial, tetapi semata-mata untuk menjaga keutuhan wilayah dan pengamanan serta menyelamatkan kepentingan nasional," tegas dia.
Sjafrie berharap DPR dan masyarakat mendukung program ini dengan memberikan kritik dan pengawasan kepada Kementerian Pertahanan.
Dengan demikian, Sjafrie yakin program-program tersebut akan berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA