Senin, 08 JUNI 2026 • 14:40 WIB

Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Seluruh Pasokan Difokuskan ke Pasar Rakyat

Author

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memberikan keterangan media di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

INDOZONE.ID - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan minyak goreng rakyat Minyakita, tidak lagi masuk dalam skema bantuan pangan pemerintah. Seluruh pasokan Minyakita kini akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui distribusi di pasar rakyat.

Menurut Budi, kebijakan tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah memperoleh Minyakita di berbagai daerah.

"Sekarang tidak ada lagi Minyakita untuk bantuan pangan. Semua akan didistribusikan ke pasar rakyat sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan Minyakita," ujar Budi saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan produsen, Perum Bulog, dan ID Food. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan Minyakita tetap terjaga dan mudah diakses masyarakat.

Baca juga: Mendag Bantah Minyakita Langka, Pasokan Minyak Goreng Tetap Aman

Budi juga menegaskan bahwa Minyakita bukan merupakan minyak goreng bersubsidi. Produk tersebut berasal dari skema domestic market obligation (DMO), yakni kewajiban pelaku usaha menyediakan pasokan untuk kebutuhan dalam negeri.

Di sisi lain, pemerintah membuka peluang penyesuaian jenis komoditas yang akan digunakan dalam program bantuan pangan berdasarkan kondisi pasar.

Komoditas yang mengalami kelebihan pasokan dan tekanan harga dapat dipertimbangkan untuk diserap melalui program bantuan pemerintah.

Budi mencontohkan telur dapat menjadi salah satu komoditas yang dimanfaatkan ketika harga di tingkat peternak mengalami penurunan. Mekanisme serupa juga berpotensi diterapkan pada komoditas lain, termasuk daging ayam.

Baca juga: Pemerintah Bangun Hilirisasi Ayam Terpadu di 6 Wilayah, Targetkan Swasembada Protein Nasional

Selain melalui program bantuan pangan, penyerapan komoditas juga dapat dilakukan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Budi, sinergi kedua program tersebut dapat membantu menjaga keseimbangan pasokan sekaligus mendukung harga di tingkat produsen.

"Kemudian juga yang kerja sama dengan MBG ya tidak hanya telur, kebutuhan pokok yang nanti turun, misalnya ayam. Ayam kalau harga turun juga bisa diserap MBG. Jadi sekarang ekosistemnya sudah berjalan dengan baik," imbuhnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap distribusi Minyakita dapat lebih fokus memenuhi kebutuhan masyarakat, sementara komoditas pangan lain yang mengalami tekanan harga tetap memiliki saluran penyerapan melalui program pemerintah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU