Senin, 20 APRIL 2026 • 14:00 WIB

Kemnaker Dorong Penyandang Disabilitas Jadi Wirausaha Melalui Pelatihan Inklusif

Author

Kemnaker mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru. (Ist)

INDOZONE.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas akses kerja bagi penyandang disabilitas melalui program pelatihan kewirausahaan. Upaya ini dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, menyampaikan hal tersebut saat membuka Kegiatan Layanan Kewirausahaan 2026 bertema “Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama” di Bantul, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, peluang kerja tidak hanya terbatas pada sektor formal, tetapi juga bisa diciptakan melalui usaha mandiri, ekonomi kreatif, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Baca juga: Gandeng Startup, Kemenperin Buka Akses Kerja Disabilitas di Industri

“Kesempatan kerja itu luas, tidak hanya di perusahaan. Masyarakat perlu didorong untuk beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujarnya.

Dalam program ini, Kemnaker menitikberatkan pada dua hal utama, yaitu pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas serta penguatan usaha bagi pelaku UMKM rintisan.

Sukro menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berkarya dan berkembang.

Baca juga: Perluas Pemberdayaan Disabilitas, PNM Dorong Pemerataan Pengembangan Industri Kreatif

“Kreativitas dan kemampuan berpikir jauh lebih penting. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mandiri secara ekonomi,” katanya.

Selain pelatihan, Kemnaker juga menyediakan program lanjutan melalui skema Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Program ini ditujukan bagi peserta yang sudah memiliki usaha agar dapat mengembangkan bisnisnya ke level yang lebih tinggi.

Melalui program tersebut, pemerintah tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan serta akses pembiayaan agar usaha yang dirintis dapat tumbuh dan berpotensi menyerap tenaga kerja baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU